Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tersangka Prostitusi Artis Ajukan Penangguhan Penahanan

13 Januari 2019, 07: 55: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Mucikari : Endang saat digiring ke Mapolda Jatim usai menjalani pemeriksaan.

Mucikari : Endang saat digiring ke Mapolda Jatim usai menjalani pemeriksaan. (M Mahrus/Radar Surabaya)

Share this      

SURABAYA - Kuasa Hukum Endang Suhartini, Frangky Desima Waruwu akan mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya. Endang  saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online artis dan ditahan di Mapolda Jatim. "Karena ditunjuk sebagai kuasa hukum, kita ajukan penangguhan penahanan terhadap klien kami," kata Frangky Desima Waruwu Sabtu (12/1). 

Frangky menjelaskan, namun saat ini pihaknya masih belum bisa mengajukan. Sebab, surat penetapan tersangka dan surat penahanan serta surat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) belum diterima.  "Karena waktu dan syaratnya belum cukup untuk penangguhan penahanan maka kami menunggu untuk melengkapinya paling tidak Senin pekan depan kita ajukan," katanya. 

Kepada wartawan, Franky membeberkan alasan pengajuan penangguhan penahanan. Yakni berdasar pada pasal yang dikenakan terhadap tersangka, pasal 296 KUHP dan 506 KUHP ancaman hukumannya di bawah 5 tahun kurungan penjara. "Bisa saja kita ajukan, itu hak tersangka," bebernya. 

Pria berkacamata itu menyebutkan saat ini kliennya dalam kondisi sehat.  Kliennya sendiri mengaku hanya berteman dengan artis. Dia tidak mendapatkan apa-apa. Menurut Frangky pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan penyidik. Kepada Frangky, Endang mengaku sebelum ditangkap awalnya berada di lobi hotel. Kemudian ada seseorang yang meminta dirinya untuk naik dan masuk ke dalam kamar. Tak berselang lama setelah masuk, ada pihak kepolisian yang menangkap Endang. Disinggung siapakah lelaki tersebut, Frangky memberikan komentar sedikit. "Ada seorang laki-laki dia kenal, tapi belum menyebutkan," paparnya. 

Disinggung terkait akun transaksi, Frangky menerangkan jika kliennya merupakan orang keempat. "Ada rentetannya, dari si A, si B, si C hingga si D. Sedangkan klien kami disini merupakan si D," jelasnya. 

Frangky mengungkapkan, sesuai keterangan kliennya saat itu, ES menerima transfer uang senilai Rp 40 juta. Kemudian ditransfer ke Vanessa Angel senilai Rp 35 juta. Sisanya digunakan untuk biaya mobil. 

Diberitakan sebelumnya, Endang Suhartini digerebek saat berada di hotel berbintang Kota Surabaya. Dia ditangkap bersamaan dengan AH di salah satu kamar. Sementara di kamar lain polisi juga menangkap Vanessa Angel yang berduaan bersama pria hidung belang. Setelah dilakukan pemeriksaan 1 x 24 jam, Endang Suhartini ditetapkan sebagai tersangka mucikari yang membawahi artis Vanesa Angel.(rus/rtn)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia