Selasa, 22 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Sepanjang 2018, Bandara Juanda Layani 20,9 Juta Penumpang

12 Januari 2019, 14: 09: 42 WIB | editor : Wijayanto

TAMBAH FASILITAS: Suasana penumpang di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

TAMBAH FASILITAS: Suasana penumpang di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SIDOARJO - Bandara Internasional Juanda Surabaya menutup kinerja operasional tahun 2018 dengan catatan statistik pergerakan lalu lintas udara yang positif. Sebanyak 20,9 juta penumpang dilayani PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Juanda Surabaya, atau naik 4,1 persen dibandingkan tahun 2017.

General Manager Bandara Internasional Juanda Heru Prasetyo mengatakan, dari jumlah tersebut, mayoritas masih didominasi penumpang domestik sejumlah 18,7 juta penumpang atau tumbuh sebesar 4,4 persen. "Untuk pergerakan penumpang internasional sejumlah 2,2 juta atau meningkat 12,5 persen dibanding tahun lalu," terangnya.

Apabila dirinci, lanjutnya, rata-rata per bulan Bandara Internasional Juanda melayani hampir 1,6 juta orang penumpang atau per hari rata-rata mencapai sekitar 53.400 orang.

Menurutnya, capaian kinerja operasional yang positif tak dapat dilepaskan dari dukungan pihak-pihak terkait. "Sinergi menjadi kunci. Secara khusus, kami berterima kasih atas koordinasi dan kolaborasi yang baik dari semua pihak," tuturnya.

Tidak hanya peningkatan pergerakan penumpang, jumlah pergerakan pesawat udara juga mengalami pertumbuhan sebesar 5,2 persen dibanding tahun lalu atau sejumlah 156.519 pergerakan.

"Pergerakan pesawat udara internasional mengalami peningkatan signifikan sebesar 17,9 persen menjadi 14.925 pergerakan dibanding tahun lalu. Sementara pergerakan pesawat udara domestik mengalami peningkatan 4,1 persen menjadi 141.594 pergerakan dibanding tahun lalu," ungkapnya.

Heru menjelaskan, penerbangan internasional selama tahun 2018 memang menunjukkan pertumbuhan yang lebih dari domestic. Baik dari aspek pergerakan pesawat maupun penumpang. Hal ini di antaranya disebabkan karena di tahun 2018 sejumlah 13 persen atau 290.000 penumpang dari keseluruhan penumpang internasional merupakan jamaah umrah.

"Angka ini diperkuat oleh perubahan status penerbangan maskapai Saudi Arabia rute Surabaya-Jeddah dari chartered flight menjadi penerbangan reguler berjadwal atau scheduled flight empat kali per minggu," jelasnya.

Sedangkan untuk pergerakan kargo, meningkat sebesar 19.1 persen menjadi 116,324,108 kilogram. Dimana penurunan terjadi pada kargo internasional sebesar -5,7 persen atau sebesar 20,929,184 kilogram. Sementara kargo domestik mengalami peningkatan 26 persen atau sebesar 96,031,924 kilogram.

Ke depan, pihaknya telah merencanakan pengembangan Terminal 1 untuk menambah kapasitas, mengingat kondisi jumlah penumpang saat ini yang telah melebihi kapasitas yang ada. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia