Selasa, 19 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Jalan RE Martadinata Dibangun, Aktivitas Pelabuhan Terancam Lumpuh

12 Januari 2019, 13: 04: 34 WIB | editor : Wijayanto

RUSAK: Pemerintah Kabupaten Gresik segera membangun Jalan RE Martadinata di Kelurahan Lumpur.

RUSAK: Pemerintah Kabupaten Gresik segera membangun Jalan RE Martadinata di Kelurahan Lumpur. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Armada truk yang hilir mudik di Pelabuhan Gresik terancam tidak bisa keluar masuk di luar kawasan. Ini setelah pemerintah pusat memberikan bantuan pembangunan Jalan RE Martadinata kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik.

Selama proses pembangunan Jalan RE Martadinata bakal ditutup. Kondisi ini bakal menyulitkan pengguna jasa kepelabuhanan di sekitar kawasan. Sebab, akses sebelah Timur yakni Jalan Harun Tohir sudah dipasangi portal yang tidak bisa dilintasi seluruh armada truk.

Di dalam kawasan pelabuhan terdapat aktifitas logistik Pelabuhan Gresik, dermaga pelabuhan CPO milik PT Megasurya Mas, kemudian armada batubara milik PT Gresik Jasatama. Praktis, jika seluruh akes menuju kawasan pelabuhan ditutup, maka aktivitas di Pelabuan Gresik dan sekitarnya bakal tertutup bagi armada truk.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Kabupaten Gresik Dhiannita Triastuti membenarkan informasi tersebut. Untuk Jalan RE Martadinata akan dibangun tahun ini juga. “Iya kami dapat anggaran dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, dengan dibangunnya Jalan RE Martadinata memang akan mengganggu keluar masuk truk pelabuhan. Sebab, jalan tersebut menjadi satu-satunya akses yang bisa dilalui armada pelabuhan. “Iya pasti, soalnya mereka dipastikan tidak bisa melewati Jalan Harun Tohir yang kini sudah dipasang portal,” ungkap dia.

Dijelaskan, pihaknya saat ini masih menghitung apakah bisa pembangunan dilakukan dengan cara bergantian antar sisi jalan. Sehingga, armada truk tetap bisa melintas. “Kami masih mencari solusi terkait hela tersebut,” kata dia.

Dikatakan, Jalan RE Martadinata rencana akan dibangun dengan spesifikasi jalan kelas I. Sehingga, dipastikan kekuatan jalan bisa tahan lama. “Besar anggaran yang diberikan pemerintah pusat. Makanya nanti jalan tersebut akan dibangun dengan spek kelas I,” terangnya.

Sementara itu, General Manager (GM) Pelindo III Cabang Gresik Yanto mengatakan pihaknya berharap agar nanti pembangunan bisa dilakukan persisi jalan. Sehingga, tidak perlu menutup total jalan. “Namun, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah kabupaten terkait hal tersebut,” imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia