Sabtu, 23 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Siapkan Seleksi Pejabat Isi Jabatan Kepala Dinas yang Kosong

12 Januari 2019, 12: 39: 05 WIB | editor : Wijayanto

MUTASI: Bupati Saiful Ilah saat melantik pejabat beberapa waktu lalu.

MUTASI: Bupati Saiful Ilah saat melantik pejabat beberapa waktu lalu. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Mutasi pejabat yang dilakukan pada Rabu (9/1) lalu menyisakan lima posisi kepala dinas kosong. Padahal, posisi yang kosong tersebut adalah dinas yang strategis. Untuk itu, dalam waktu dekat pengisian akan segera dilakukan.

Kelima posisi tersebut adalah Kepala Dinas PU dan Sumber Daya Air, Kepala Disperindag, Kepala Dinkes, Kepala Inspektorat, dan Kepala BKD Pemkab Sidoarjo. Untuk sementara, kelima dinas tersebut dipimpin oleh pelaksana tugas (plt).

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah memastikan bahwa kekosongan kursi tersebut tidak akan lama. Saat ini seleksi kepala dinas sedang dalam pembahasan. "Nanti akan diseleksi, siapa yang lolos bisa menduduki kursi kepala dinas," katanya.

Pria yang akrab disapa Abah Ipul ini memperkirakan bulan ini seleksi sudah berjalan. Sehingga dua hingga tiga bulan mendatang sudah ada nama-nama pejabat yang lolos dan dilantik menjadi kepala dinas yang baru.

Abah Ipul menilai, seleksi ini diperlukan untuk dinas-dinas yang strategis. Alasannya, agar program pembangunan bisa berjalan lancar. Sebab dalam seleksi nanti yang lolos adalah yang terbaik. "Loyalitas, berkompeten, dan memiliki kapasitas yang bagus menjadi modal utama seorang kepala dinas," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Ahmad Zaini membenarkan dalam dua hingga tiga bulan ke depan sudah ada pejabat definitif yang akan mengisi kekosongan tersebut. Namun, hingga saat ini dirinya belum bisa memastikan kapan seleksi akan digelar. "Masih dirapatkan," ujarnya.

Sembari menunggu seleksi, dinas-dinas strategis itu dipimpin oleh plt. Zaini menyebutkan bahwa pelaksana tugas diambil dari dinas yang sama. Sehingga tidak akan mengganggu kinerja dinas tersebut. 

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Sidoarjo Kusman meminta agar lima jabatan kepala dinas yang lowong segera diisi. Sebab, lima dinas itu sangat strategis dan membutuhkan pimpinan yang definitif. Seorang pelaksana tugas (plt) tidak akan bisa membuat kebijakan strategis.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap tim baperjakat bisa lebih jeli melihat jenjang karir dan regenerasi dari ASN di masing-masing OPD. Seharusnya, menurut dia, BKD bisa melihat kemampuan masing-masing ASN untuk menentukan posisi yang strategis. “Termasuk jabatan kepala OPD,” tegasnya.

Kusman menambahkan, lelang jabatan yang dilakukan oleh BKD dan baperjakat tidak perlu dilakukan jika manajemennya baik. Seharusnya ada penilaian berjenjang terhadap karir ASN yang nantinya bisa menjadi kepala dinas di masing-masing OPD. (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia