Selasa, 19 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Kapolrestabes Cangkrukan bareng Sopir Angkot dan Penarik Becak

12 Januari 2019, 06: 45: 59 WIB | editor : Wijayanto

SAPA WARGA: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan berbincang dengan supir di Terminal Joyoboyo, Surabaya, Jumat (11/1).

SAPA WARGA: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan berbincang dengan supir di Terminal Joyoboyo, Surabaya, Jumat (11/1). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Pembangunan Terminal Joyoboyo sedikit banyak berdampak pada mata pencaharian masyarakat di sekitarnya. Terutama bagi sopir angkutan atau becak yang biasa mangkal di lokasi tersebut.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan langsung turun untuk meminta masyarakat yang terdampak pembangunan bisa bersabar. Sebab nantinya, pembangunan ini juga untuk mereka agar lebih baik lagi.

Kapolrestabes mengajak seluruh sopir angkot dan penarik becak berkumpul di halaman Polsek Wonokromo. Selesai salat Jumat, ia mendatangi satu per satu sopir dan penarik becak untuk berkumpul. Mereka diajak cangkrukan dan lesehan guna berdialog tentang apa yang diresahkan selama ini.

"Intinya saya ingin semua masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama pembangunan terminal ini. Nantinya terminal akan lebih baik dan berdampak positif bagi semuanya," katanya.

Kombes Pol Rudi Setiawan juga mempersilakan para sopir dan penarik becak yang beroperasi di sekitar Joyoboyo untuk bertanya. Dalam kesempatan tersebut salah satu warga meminta aparat bisa lebih bersabar. Ia meminta anggota tidak arogan saat melakukan penertiban.

Dalam kesempatan tersebut, ia menerangkan jika memang tidak merugikan orang lain akan dipertimbangkan. "Kami respon keluhan tersebut selama tidak merugikan orang lain dan tidak keterlaluan. Kami pahami dalam keadaan perubahan selama pembangunan ini," ujarnya.

Kapolrestabes melihat dari kegiatan tersebut, para sopir angkot dan penarik becak serta masyarakat sekitar menerima positif kegiatan ini. Mereka bisa duduk bersama dan menyampaikan keluhannya.

Di akhir cangkrukan, Kapolrestabes berharap semua lapisan masyarakat bisa ikut menjaga keamanan dan ketertiban Surabaya secara bersama-sama. "Sampai dengan saat ini situasi di Wonokromo masih aman dan kondusif. Ini perlu dijaga bersama-sama," tegasnya usai menyantap nasi bungkus bersama sopir dan masyarakat. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia