Selasa, 19 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Anak Perusahaan PG Lirik Pupuk Holtikultura

11 Januari 2019, 17: 44: 36 WIB | editor : Wijayanto

PENGEMBANGAN: Salahsatu kegiatan produksi pupuk organik yang dikembangkan PT Petrosida.

PENGEMBANGAN: Salahsatu kegiatan produksi pupuk organik yang dikembangkan PT Petrosida. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Sejumlah anak perusahaan PT Petrokimia Gresik tertarik mengembangkan produksi pupuk holtikultura. Alasannya, produksi pupuk menjadi sektor andalan dalam meningkatkan pendapatan omzet.

Direktur Utama PT Petrosida Gresik, Hery Widyatmoko mengatakan, pada tahun ini pihaknya telah menginvestasikan dana Rp 3 miliar untuk pembangunan pabrik pupuk holtikultura. Pabrik yang akan dibangun di Kabupaten Probolinggo ini memiliki kapasitas produksi Rp 10 ribu ton pertahun.

“Selama ini penjualan pupuk memang menjadi sektor yang paling menguntungkan. Selain pasarnya masih terbuka lebar, kebutuhan pasar belum tercukupi oleh industri pupuk yang ada,” ujarnya.

Dikatakan, untuk memenuhi permintaan pasar selama ini Petrosida bergerak dengan sistem trading. Hal ini memberikan kontribusi terhadap keseluruhan pendapatan perusahaan mencapai 40 persen.

Selain menggeluti produksi pupuk, Petrosida juga fokus dalam menjadi distributor pupuk subsidi Petrokimia Gresik. Dari sektor ini keuntungan yang didapat perusahaan juga cukup menjanjikan.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PT Gresik Cipta Sejahtera (GCS), Agung Setiyo Budi. Dia menuturkan, bisnis penjualan pupuk menjadi salah satu sektor bisnis dengan omset terbesar yang dimiliki oleh GCS.

“Meskipun seringkali kami sering bersinggungan dengan anak perusahaan (PG,red) yang lain namun ini tidak menjadi masalah sebab pasarnya masih sangat besar,” katanya.

Sepanjang 2018 GCS berhasil meraih omzet hingga 1,35 triliun. Dari jumlah itu sekitar 40 persen berasal dari bisnis penjualan pupuk baik subsidi maupun non subsidi.

“Untuk investasi pabrik kami belum ada rencana sebab kami sudah memiliki tiga pabrik pupuk saat ini,” pungkas Agung. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia