Sabtu, 23 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Sidoarjo
Brylian Aldama, Pemain Muda Asal Sidoarjo

Bangga Direkrut Tim Impian Masa Kecil Persebaya Surabaya

10 Januari 2019, 13: 37: 13 WIB | editor : Wijayanto

NEW STAR: Brylian Aldama (tengah seragam timnas) bersama teman sekolahnya saat memperkuat timnas U-16 di Sidoarjo.

NEW STAR: Brylian Aldama (tengah seragam timnas) bersama teman sekolahnya saat memperkuat timnas U-16 di Sidoarjo. (DOK/RADAR SIDOARJO)

Setelah sukses bersama tim nasional (timnas) Indonesia U-16 dalam Piala AFF 2018, karir Brylian Aldama di lapangan hijau terus bersinar. Pemain sepak bola asal Sidoarjo ini baru saja dikontrak Persebaya Surabaya.

Vega Dwi Arista-Wartawan Radar Sidoarjo

SELAIN Brylian Aldama, tim berjuluk Green Force itu mengontrak pemain timnas U-16 lain, yakni kiper Ernando Ari. "Mereka masuk dalam proyek jangka panjang Persebaya," ujar Manajer Persebaya Candra Wahyudi.

Di Timnas U-16, Brylian Aldama dan Ernando Ari merupakan pemain inti Garuda Muda yang sukses menciptakan sejarah usai memenangi turnamen Piala AFF U-16 tahun 2018 di Gelora Delta Sidoarjo. Bahkan, Brylian pada 2017 pernah menyandang ban kapten sekaligus membawa Timnas Indonesia U-16 juara Tien Phong Plastic Cup.

Menurut Candra, Brylian dikontrak di atas dua tahun. Diharapkan, saat usia matang, pemain yang mengawali karir bolanya di klub Gelora Putra Delta (GPD) Sidoarjo ini bisa menghuni skuad Persebaya senior dan membantu tim meraih hasil terbaik di Liga 1.

"Kalau sekarang belum bisa karena usianya masih 16. Tapi satu dua tahun lagi tak ada yang tidak mungkin,” katanya.

Sementara itu, Brylian mengaku bangga bisa dikontrak dan menjadi bagian program jangka panjang dari Persebaya. Maklum, Persebaya merupakan tim impiannya sejak kecil.

"Siapa yang tidak bangga pakai kostum Persebaya? Tim ini adalah impian saya sejak kecil. Terima kasih karena manajemen telah mengontrak. Semoga saat-saat mendatang bisa masuk ke tim senior dan bermain di hadapan Bonek," kata Brylian.

Sejak masih sekolah dasar (SD) Brylian Aldama memang gemar bermain sepak bola. Dia pun terus berlatih untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Berkat ketekunan berlatih dan bakatnya yang besar, Brylian akhirnya dipanggil masuk timnas Indonesia. Dari ribuan pemain muda di seluruh Indonesia hanya 27 orang yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.

Karena itu, Brylian mengaku beberapa hari tidak bisa tidur lantaran tidak menyangka dirinya bisa dipanggil timnas. “Alhamdulillah, kami berhasil menjadi juara Piala AFF 2018 di Sidoarjo,” katanya.

Meskipun sudah menjadi pemain bola terkenal, Brylian tetap memegang teguh pendidikan. Sekolahnya tidak akan ditinggalkan. "Kebetulan pihak sekolah memberikan keringanan dan izin saya bermain bola," ujar siswa SMA Negeri 4 Sidoarjo ini.

Brylian mengaku tidak ada kesulitan untuk membagi waktu antara latihan sepak bola dan sekolah. "Selama ini tidak terlalu mengganggu jadwal sekolah. Saya latihan sore," ucap penggemar Cristiano Ronaldo itu.

Sebagai pemain remaja, perjalanan Brylian di kancah persepakbolaan nasional masih sangat panjang. Namun, dia bersyukur sudah dipercaya Persebaya untuk proyek jangka panjang. Jarak Surabaya dan Sidoarjo yang sangat dekat membuat Brylian juga bisa lebih tenang karena dirinya tidak jauh dari keluarganya di Sidoarjo. (vga/rek)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia