Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pamitan dengan ASN Pemprov Jatim, Soekarwo Minta Maaf

10 Januari 2019, 13: 24: 06 WIB | editor : Wijayanto

Pamitan dengan ASN Pemprov Jatim, Soekarwo Minta Maaf

SURABAYA – Pada akhir masa jabatannya yang kurang lebih tinggal sebulan lagi, Gubernur Jawa Timur bersama istrinya Nina Kirana Soekarwo melakukan silaturahmi dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan itu diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Jatim dan digelar di ruang Hayam Wuruk lantai 8, Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Rabu (9/1).

Dalam silaturahmi tersebut, pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini berterimakasih dan memohon maaf kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim, jika selama 10 tahun memimpin ada sikap dan cara yang kurang berkenan. Menurutnya, semua itu dilakukannya untuk mendorong Provinsi Jatim menjadi lebih baik lagi.

“Saya bersama keluarga mohon maaf apabila ada sikap dan cara yang kurang berkenan. Manungso kan kanggone khilaf (manusia adalah tempatnya salah),” katanya.

Pakde Karwo juga berpesan untuk meningkatkan kolaborasi guna mencapai kemajuan bersama-sama. Menurutnya kolaborasi ini mampu menjadi kekuatan besar bila dilakukan untuk mencari persamaan, bukan sebaliknya.

Selain berkolaborasi, Pakde Karwo juga berpesan kepada seluruh ASN untuk terus berinovasi. Apalagi dalam era digital saat ini, inovasi harus terus dilakukan. Menurutnya kemajuan digital jangan dijadikan musuh, namun harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kehidupan.

Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga berterimakasih kepada istrinya yang selama ini dengan sabar dan ikhlas memberikan pendekatan dengan hati dan perasaan yang lembut.

“Terkadang saya terlalu rasional karena dilahirkan untuk memilih keputusan yang keras. Saya bersyukur Tuhan memberikan saya istri yang perasaannya lebih lembut pada pikiran-pikiran keras tadi. Sering sebelum tidur, istri saya menyampaikan untuk jangan berpikir seperti itu, coba istighfar, ambil wudhu dan sembahyang malam,” katanya.

Sementara itu, istri Gubernur Jawa Timur, Nina Kirana Soekarwo mengatakan, momen silaturahmi ini sangat berkesan. Wanita yang akrab disapa Bude Karwo ini tampak menangis dalam silaturahmi ini. Ia mengaku telah berkecimpung di dunia birokrasi sejak tahun 1979, yakni saat suaminya berkarier sebagai birokrat, kemudian menjabat sebagai gubernur selama dua periode.

“Saya mendampingi Mas Karwo sejak awal karier beliau di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jatim, kemudian saat mas Karwo sebagai gubernur. Jadi saya sudah berinteraksi dan dekat dengan anda semua (ASN, Red) selama empat puluh tahun lamanya. Ini tidak akan bisa kami lupakan” katanya.

Sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jatim, Bude Karwo juga berpesan agar hubungan yang harmonis dan solid antara Pemprov Jatim dengan TP PKK dapat terus dijaga dan ditingkatkan. (mus/rud)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia