Selasa, 22 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Pernikahan 16 Tahun Kandas gara-gara Ada 'Rasa' Baru

10 Januari 2019, 04: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Suami mana yang tak gelisah kalau punya istri sah tapi tak mau disentuh. Seperti kemalangan yang dirasakan Donwori, 41, ini. Yang harus gigit jari karena Karin, 36, tak mau melayani. Alasannya, gara-gara sudah tau 'rasa' yang lain. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Cerita perceraian maha asyik hanya bisa diulik dari pengacara langganan Radar Surabaya ini. Dari si pengacara inilah kisah keretakan rumah tangga berbau 18+ hadir.  Yang (mungkin) lebih disukai kalangan dewasa. 

Seperti pekan lalu, saat Radar Surabaya menyambangi kantor si pengacara yang berada tepat di samping Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya. Pengacara berperawakan tinggi besar ini mengungkap banyak kasus perceraian yang dipicu masalah pusar ke bawah. 

Salah satunya adalah kisah antara Karin dan Donwori. Pasangan suami istri yang 'hanya' berhasil mempertahankan pernikahan enam belas tahun lamanya. Cukup lama juga sih sebenarnya. Pernikahan mereka, akhirnya kandas setelah kehadiran orang ketiga, yang langsung merebut cinta Karin. 

Ceritanya, ia punya klien, namanya Donwori. Donwori adalah tipikal suami biasa. Yang waktunya kerja ya kerja, waktunya istirahat ya istirahat. Dan ketika waktunya menyalurkan kebutuhan biologis ya tinggal minta istri. Namun, belakangan, untuk urusan yang nomor tiga ini sering mandek. Penyebabnya,  Karin, semakin sulit disentuh. 

Tentu saja, keengganan Karin ini memicu keheranan. Karena biasanya, Karin tak pernah menolak, meski dalam keadaan lelah atau kurang bergairah. Namun, yang terakhir ini lain. Jangankan disentuh, Donwori masih berbicara saja Karin sudah nyemprot duluan. 

Dan keheranan itu terjawab sudah lewat pesan WhatsApp Karin. "Rupanya, Karin sudah punya teman bercinta lain, " kata pengacara itu dengan tatapan meyakinkan. 

Sebut saja teman tidur baru Karin ini Donjuan. Ia merupakan rekan kerja Karin di rumah makan. Ironisnya, di tempat kerja itu pula lah Karin dan Donjuan melancarkan aksinya. Pak pengacara ini juga sempat- sempatnya mengatai Donjuan. Katanya, Donjuan ini penampilan fisiknya kalah jauh kalau dibandingkan dengan Donwori. Hanya saja lebih pinter di ranjang. 

"Ketahuannya bagaimana, Pak?" selidik Radar Surabaya.

"Biasa lah, dari pesan WA," jawabnya singkat. 

Setelah selesai berbicara dengan klien melalui telepon, ia melanjutkan ceritanya. Rupanya, Donwori pernah memergoki pesan romantis berbau mesum istrinya dengan Donjuan itu. Isinya banyak dan mengejutkan. Mulai dari ajakan berhubungan intim lagi, testimoni tentang servis Donjuan hingga ungkapan kekecewaan Karin terhadap pelayanan Donwori. Ya, tak cukup selingkuh, Karin ini juga merendahkan Donwori pada pria lain. "Dia (Karin, Red) ternyata kegirangan dengan cara mainnya (bercinta, Red) Donjuan. Pinter ngreco

Sampeyan ngerti ngreco gak?" tanya pengacara itu kemudian. 

Karena hanya direspons dengan gelengan, si bapak pengacara baik hati ini kemudian menjelaskan makna kata itu. Secara detail dan gamblang. Yah, intinya, si Mbak Karin ini sudah kadung puas dengan servis selingkuhannya. Saking puasnya sampai  enggan merasakan yang lain, termasuk suami yang halal menggaulinya.

Tentu saja, Donwori kecewa hingga akhirnya mengajukan cerai. Ya laki-laki mana yang rela melihat istrinya selingkuh dengan pria lain. Meski dibayar Rp 80 juta sekali pun, ya jelas emoh. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia