Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle

Anda Sulit 'Move On,' Inilah 7 Cara Menjauhkan Diri dari Ponsel

04 Januari 2019, 17: 29: 18 WIB | editor : Wijayanto

MANAJEMEN PONSEL: Atur ‘pertemuan’ Anda dengan si ponsel. Jangan sampai waktu Anda habis untuk mengulik ponsel.

MANAJEMEN PONSEL: Atur ‘pertemuan’ Anda dengan si ponsel. Jangan sampai waktu Anda habis untuk mengulik ponsel. (NET/SHUTTERSTOCK)

Share this      

PONSEL sekarang ini sudah menjadi kebutuhan pokok. Meninggalkannya sebentar saja, tak lebih dari 30 menit, kita seperti kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup.

Lantas, apakah ‘ketergantungan’ Anda pada ponsel sudah dalam taraf bahaya? Apakah Anda ingin mengurangi ‘ketergantungan’ itu? Berikut 7 hal yang bisa Anda lakukan, seperti dilansir dari laman timesofindia, Jumat (4/1).

1.Jauhkan ponsel dari pandangan

Kita menggunakan ponsel lebih banyak karena selalu di depan mata. Setiap saat dilihat, sehingga dengan mudah kita bisa memegangnya.

Bahkan ketika di toilet, tak jarang ponsel masih dipegang. Jadi meskipun ada banyak peringatan tentang tidak menggunakan ponsel di kamar mandi, Anda tetap membawanya dan menghabiskan waktu lebih lama dari yang seharusnya.

Mulai sekarang, jauhkan ponsel dari Anda. Buatlah tempat untuk ponsel Anda beristirahat, tempat yang tidak sering Anda lihat. Bisa diletakkan di kabinet di dekat ruang keluarga. Jangan diletakkan di kamar tidur atau ruang makan.   

2. Tinggalkan aplikasi media sosial

Apa hal yang paling membuat ketagihan di ponsel? Facebook, Instagram, Twitter, dan tentu saja WhatsApp. Meskipun sebagian besar orang tidak dapat melakukannya tanpa WhatsApp karena sudah menjadi kebutuhan akhir-akhir ini, baik di ruang pribadi dan profesional, kita pasti dapat menghapus aplikasi lain yang menempati ruang pikiran sepanjang waktu.

3.Taruh ponsel pada mode pesawat di malam hari

Tetap aktif dengan ponsel menjelang tidur, cukup berbahaya. Cahaya biru yang keluar dari ponsel bisa mengganggu tidur dan membuat gelisah. Cara terbaik untuk menghindari cahaya itu, tentu saja dengan mematikan ponsel. Tapi, mana Anda bisa. Jalan tengahnya, mengatur alarm jam 21.00 ketika Anda harus meletakkan ponsel Anda pada mode pesawat. Bagikan nomor telepon rumah kepada siapa pun yang penting, sehingga Anda tidak perlu khawatir kehilangan panggilan penting.

4. Tidak ada telepon saat makan

Setiap kali pergi makan, Anda akan menemukan sebagian besar orang terpaku pada ponsel mereka saat menikmati hidangan. Tangan kanan pegang sendok, menyuapkannya ke mulut. Sementara trangan kiri, pegang ponsel untuk stalking akun orang lain. Maka, mulai saat ini buat aturan no phone saat makan. Ini mungkin tampak sulit untuk diikuti pada awalnya, tetapi pada akhirnya Anda (kita semua) akan terbiasa dengannya. Mulailah dari keluarga terdekat.

5. Pemberitahuan yang dapat dinonaktifkan

Pemberitahuan pada layar ponsel memikat Anda untuk mengambil telepon. Tetapi itu dapat dihindari jika ponsel dimatikan. Bukan dimatikan dalam arti secara keseluruhan. Non aktifkan pemberitahuan yang kurang penting. Misalnya, pemberitahuan di WAG (WA Group). Tentu saja WAG yang tak terlalu penting. Supaya Anda tidak cemas hampir sepanjang waktu. Ingat, tidak ada yang lebih penting daripada kesehatan mental Anda.

6. Matikan data seluler

Sebagian besar dari kita terus-menerus menggunakan telepon, karena data seluler memungkinkan mengakses semuanya di mana saja. Supaya Anda tidak menggunakannya untuk mencari jalan melalui Google Maps, jauhkan data seluler dan fokus pada lingkungan. Atau lebih baik, bicarakan dengan orang yang bepergian bersama Anda.

7.Beli jam tangan pintar

Karena ada ponsel, kita tidak perlu jam tangan. Sedihnya, itu membuat sangat tergantung sehingga keinginan yang sederhana untuk mengetahui waktu membuat kita mengangkat telepon. Jadi,  berinvestasi dengan membeli jam tangan bagus akan mengurangi satu ketergantungan pada ponsel. (*/opi)

(sb/opi/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia