Selasa, 19 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Gresik

Awal Tahun, Demam Berdarah Ancam Warga Gresik

03 Januari 2019, 14: 57: 19 WIB | editor : Wijayanto

DIRAWAT: Salah satu pasien anak sedang dalam masa perawatan di RS karena terkena DB.

DIRAWAT: Salah satu pasien anak sedang dalam masa perawatan di RS karena terkena DB. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Jumlah penderita demam berdarah di awal tahun 2019 banyak. Dinas Kesehatan Gresik mendata akhir tahun 2018 lalu jumlah demam mencapai 10 orang. dinkes sudah memiliki program pemberantasan nyamuk aedes aegypti tersebut, yakni Siap Mencari Jentik Cegah Demam Berdarah Sekarang atau disingkat Si Cantik Cerdas.

 Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menambahkan data penderita DB  2018 lalu, data terakhir yang masuk 100 orang lebih. "Musimnya sekarang tidak menentu. Makanya, hal  utama adalah pencegahan," jelas Khusnah.

Dia berharap masyarakat tetap waspada. Selalu menjaga kebersihan lingkungan. Jangan sampai ada korban dulu baru bertindak. Minimal menerapkan 3M Plus. Yakni, menutup, menguras, dan mengubur sarang nyamuk. "Plusnya adalah usaha, seperti menggunakan obat nyamuk dan mengatur intensitas cahaya yang masuk ke rumah," ungkapnya.

Dijelaskannya, kasus demam berdarah (DB) bermunculan di wilayah Kecamatan Balongpanggang. Tiga desa terserang. Yaitu, Desa Karangsemanding, Dapet, dan Wotansari. Puskesmas Dapet. “Harus antisipasi. DB masih mengancam,” ungkapnya. (jar/han)

(sb/jar/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia