Selasa, 19 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Target 20 Juta Wisatawan Terlampaui, Disparta Akan Benahi Destinasi

27 Desember 2018, 17: 10: 55 WIB | editor : Wijayanto

FAVORIT: Pantai Kenjeran dengan jembatan Suroboyo nya masih jadi andalan wisata di Surabaya.

FAVORIT: Pantai Kenjeran dengan jembatan Suroboyo nya masih jadi andalan wisata di Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Target kunjungan wisatawan ke Kota Surabaya tahun ini adalah 20 juta orang. Namun, jumlah itu saat ini sudah terlampaui. Hingga musim libur Natal dan akhir tahun 2018, sebanyak 25 juta wisatawan berkunjung ke kota Pahlawan.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti. Ia mengatakan bahwa tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan sudah melampaui target yang ditentukan.Yang menggembirakan, jelas dia, tamu yang paling banyak berkunjung berasal dari luar negeri. Banyaknya wisatawan asing itu karena rutinitas kapal pesiar yang bersandar di Terminal Tanjung Perak."Sudah melebihi target tahun ini. Alhamdulillah banyak tamu dari kapal pesiar, itu sangat mendukung peningkatan target," jelas Antiek.Meski demikian, Antiek mengatakan bahwa destinasi wisata di Kota Surabaya yang paling diminati dan masih menjadi favorit adalah Pantai Kanjeran, Kalimas, dan Kawasan religi Ampel. Selain itu, Antiek menjelaskan bahwa kunjungan ke museum saat ini juga semakin meningkat per harinya. Ia merincikan, saat musim liburan sekolah saat ini yang bertepatan dengan libur natal dan tahun baru. dalam sehari angka pengunjung museum-museum di Surabaya mencapai kurang lebih 300-500 pengunjung.
Pada 2019 mendatang, Antiek menyatakan akan ada penambahan target kuota jumlah wisatawan di Kota Surabaya yaitu sebesar 24 juta pengunjung per tahun. Ia mengakui meski sempat terjadi insiden ledakan bom di tiga gereja pada Mei lalu, dan insiden amblesan Jalan Raya Gubeng, tidak memengaruhi jumlah wisatawan untuk datang ke Surabaya. 
"Bom yang lalu itu memang sempat membuat kapal pesiar tertunda bersandar di Tanjung Perak. Tapi akhirnya pada November, sudah mulai ada lagi yang bersandar. Bahkan ada enam kapal sekaligus. Amblesan Jalan Raya Gubeng kemarin juga tidak memengaruhi, malah sekarang banyak yang berkunjung," urainya. 
Pada awal tahun 2019, telah terjadwal akan ada tiga kapal pesiar yang bersandar di pelabuhan Tanjung Perak. Tentunya akan ada lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke Surabaya. Ke depan, Antiek mengaku akan melakukan beberapa pembenahan di beberapa lokasi wisata di Surabaya. Seperti di pantai Kenjeran, dan beberapa penambahan pohon tabebuya di pinggiran kota. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia