Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Curi Dua Love Bird, Warga Bendul Merisi Rayakan Tahun Baru di Sel

26 Desember 2018, 11: 18: 30 WIB | editor : Wijayanto

TERSANGKA: Ibnu Atho Illah dan burung dalam sangkar yang ducurinya.

TERSANGKA: Ibnu Atho Illah dan burung dalam sangkar yang ducurinya. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Ibnu Ato Illah, 20, terpaksa merayakan tahun baru di dalam penjara. Pemuda yang tinggal di Jalan Bendul Merisi Gg Makam, Surabaya itu tertangkap basah saat mencuri burung love bird milik Asep Komarudin, 30, warga Jalan Karah Agung 1.C /10, Jambangan, Surabaya. 

Aksi pencurian itu dilakukan pelaku Minggu dinihari (23/12) lalu. Ceritanya saat itu pelaku memang sudah merencanakan aksi pencurian. Dia gelap mata, lalu keliling di sekitar Jambangan untuk mencuri burung love bird. Sesampainya di depan rumah korban, pelaku berhenti. Dia melihat di teras rumah korban ada sangkar yang berisi burung love bird.
Setelah tengok kanan-kiri untuk memastikan kondisi aman, pelaku lalu masuk ke teras rumah korban yang tidak berpagar.
"Pelaku mengambil dua ekor burung love bird di dalam sangkar, setelah itu dia bermaksud kabur membawa burung curian itu," kata Kanit Reskrim Polsek Jambangan Ipda Gusti, Rabu (26/12). 
Apes menimpa pelaku, baru saja hendak kabur, dia dipergoki salah satu warga. Karena pelaku membawa sangkar burung dan baru keluar dari teras rumah korban, sontak warga itu lantas meneriaki pelaku maling. 
Mendengarkan teriakan tersebut, beberapa warga sekitar keluar mengejar dan menangkap pelaku. Tapi beruntung pelaku tak menjadi sansak hidup warga yang sudah kesal karena langsung diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Jambangan yang tengah patroli kring serse.Polisi lalu menyeret pelaku beserta barang bukti burung curian ke Mapolsek Jambangan. "Dari tangan tersangka kami sita sangkar berisi dua ekor burung love  bird," jelasnya.Atas perbuatannya tersangka saat ini sudah ditahan. Selain itu ia bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun kurungan penjara. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia