Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Alasan 7 Warga Tiongkok Pilih Buka Praktek Judi Online di Indonesia

26 Desember 2018, 06: 15: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

MENANGIS: Zhang Liang (paling kanan) ketua kelompok  Operator  Judi  online  saat  usai diinterogasi petugas melalui penerjemah.

MENANGIS: Zhang Liang (paling kanan) ketua kelompok Operator Judi online saat usai diinterogasi petugas melalui penerjemah. (M Mahrus/Radar Surabaya)

Share this      

Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim tak berhenti mengembangkan kasus 7 warga negara Tiongkok yang ditetapkan tersangka operator judi online. Sejauh ini polisi mendeteksi belum ada kelompok serupa di Kota Surabaya yang mengendalikan judi online melalui website. 

M. Mahrus/Wartawan Radar Surabaya 

"Belum ditemukan indikasi kelompok lain," terang Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara melalui Kanit IV Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Arisandi Selasa (25/12). 

Dia menjelaskan, para tersangka menjalankan aktifitas terlarang itu di perumahan Forest Mansion Cluster Blossom Blok A 10, Surabaya. Pemilik rumah pun tak tahu menahu jika rumahnya digunakan perbuatan melanggar hukum.  "Pemilik rumah yang dikontrak tidak tahu jika digunakan tempat Operator judi online, sebab pemiliknya tidak tinggal di lokasi," jelasnya. 

Mantan Kapolsek Wonokromo itu membeberkan, hingga saat ini bandar yang memasok ke tujuh operator itu belum teridentifikasi. Masalahnya setelah membawa mereka, sang bandar kembali lagi ke negeri Tirai Bambu.  Menurut Arisandi, alasan alasan berpraktek judi online di Indonesia lantaran dinilai  aman. "Kalau di Cina, perjudian harus legal, berizin di kelola pemerintah, di luar itu tidak boleh," katanya. 

Ditambahkan Arisandi, ketujuh tersangka yang berasal dari Fujian, Tiongkok itu baru pertama kali datang ke Indonesia. Zhang Liang lah yang merekrut keenam muda-mudi asal Tiongkok itu untuk dibawa ke Indonesia. Sebelumnya, Zhang Liang mengaku diminta bos-nya untuk mencari orang dan dikirim ke Indonesia untuk diperkejakan sebagai marketing online. 

Diberitakan sebelumnya, Unit IV Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim menggerebek rumah kontrakan di Perumahan Forest Mansion Cluster Blossom Blok A 10, Surabaya. Dalam penggerebekan tersebut polisi menangkap ZL, 33, ZY, 20, GX, 20, GG, 21, HS, 18, CQ, 23 dan GG, 21. Saat diinterogasi bersama petugas imigrasi mereka terbukti menggunakan Visa kunjungan. Akan tetapi mereka malah menyalahgunakan hal itu untuk melakukan kejahatan perjudian online melalui website. Atas perbuatannya karena terbukti melanggar hukum ke 7 orang asing itu ditahan di Mapolda Jatim.(*/rtn)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia