Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Libur Natal Tahun Baru, KBS Dipadati Pengunjung

24 Desember 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

FAVORIT: Puluhan ribu pengunjung memadati KBS untuk mengisi libur Natal dan Tahun Baru.

FAVORIT: Puluhan ribu pengunjung memadati KBS untuk mengisi libur Natal dan Tahun Baru. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Saat musim liburan tiba, Kebun Binatang Surabaya (KBS) selalu jadi magnet bagi warga Surabaya maupun luar Surabaya untuk mengisi hari libur mereka. Destinasi wisata hiburan sekaligus edukasi tersebut tetap menjadi primadona wisata murah di Surabaya. Seperti yang terlihat Minggu (23/12), puluhan ribu masyarakat berbondong-bondong mendatangi kebun binatang di tengah kota Surabaya tersebut. 

“Sejak masuk libur Natal 22 Desember kemarin, jumlah pengunjung mencapai 14 ribu per hari. Untuk hari ini (kemarin, Red) lebih banyak lagi, kami prediksi mencapai dua kali lipat peningkatan pengunjungnya,” terang Kepala Divisi Humas PDTS KBS Wini Hustiani, Minggu (23/12).

Tidak hanya kemarin, puncak membludaknya pengunjung KBS akan kembali terjadi pada 25 Desember dan Januari yang memang masih masuk libur Natal dan tahun baru. Wini menuturkan, ini memang moment tahunan melonjaknya jumlah pengunjung selain saat masa libur sekolah dan libur lebaran. 

“Moment tahunan dan kami selalu antisipasi itu dengan kesiapan fasilitas, personel, dan tentu saja atraksi atau hiburan yang kami sediakan,” imbuhnya. 

Tidak hanya itu, keramaian dan kemeriahan di KBS salah satunya juga karena ada perayaan spesial, yakni perayaan ulang tahun salah satu gajah di KBS, yaitu Gonzales. Gajah bernama lengkap Barokah Gonzales itu merayakan ulang tahunnya yang ke-8.

Wini mengungkapkanbahwa setiap ada acara perayaan ulang tahun satwa dari KBS, pengunjung selalu membludak, masyarakat sangat antusias sekali ingin menyaksikan keberlangsungan acara ultah satwa KBS. Tujuan diadakan acara ulang tahun satwa tersebut agar masyarakat lebih dekat dengan satwa. “Sehingga dapat mencintai dan mensejahterakan satwa-satwa ini agar tidak punah. Karena mereka juga ingin seperti kita yang bisa hidup lebih lama,” pungkasnya. (yus/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia