Kamis, 25 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Setia Hati Terate Raih Piala Bambang Haryo 2018

23 Desember 2018, 16: 18: 23 WIB | editor : Wijayanto

JUARA UMUM: Bambang Haryo (kiri) menyerahkan piala juara umum kepada pengurus PSHT.

JUARA UMUM: Bambang Haryo (kiri) menyerahkan piala juara umum kepada pengurus PSHT. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)  berhasil merebut juara umum di kejuaraan silat memperebutkan Piala Bambang Haryo Soekartono 2018. Pada kejuaraan yang digelar di GOR Kodam V/Brawijaya, PSHT berhasil mengumpulkan18 emas 10 perak dan 16 perunggu.

Posisi lima besar di event ini, posisi kedua direbut perguruan pencak silat Tapak Suci dengan meraih 17 emas 21 perak 16 perungu, posisi ketiga  perguruan Pagar Nusa dengan mengumpulkan 14 emas 14 perak 13 perunggu, posisi empat perguruan pencak silat Sawunggaling dengan delapan emas dua perak, tiga perunggu dan posisi lima Perguruan pencak silat Persinas ASAD dengan lima emas empat perak dan empat  perunggu.

Bagi pemenang pertama, kedua, dan ketiga akan mendapatkan piala tetap dan piagam penghargaan  dan bagi juara umum mendapatkan trofi bergilir, masing juara mendapatkan hadiah uang pembinaan berupa uang sebesar Rp 2.000.000 bagi Juara Umum Pertama. Lalu Juara Umum Kedua akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000, dan Juara Umum Ketiga sebesar Rp 750.000.

Dalam sambutannya Ketua Umum IPSI kota Surabaya Ir Bambang Haryo Soekartono mengatakan kejuaraan silat Piala Bambang Haryo Soekartono untuk persiapan Pra Porprov Jatim 2019 mendatang, sedangkan Pra Porprov Jatim akan berlangsung Juli 2019 mendatang,

“Kami melihat hasil dari kejuaraan ini saya lihat prestasinya jauh lebih bagus daripada yang sebelum-sebelumnya jadi ini bukti bahwa pembinaan dari masing-masing perguruan sangat bagus dan dalam rangka persiapan Pra Porprov lebih bagus lagi hasilnya maka diadakan training center,” ujar anggota DPR RI ini.

Pengkot IPSI Surabaya berharap pada Porprov 2019 mendatang, tim pencak silat  Surabaya bisa mendapatkan juara umum. "Kami sangat bengga perkembangan pencak silat begitu pesat, tidak salah kalau kota Surabaya di juluki kota Silat karena prestasinya sering menjadi juara umum di tingkat Jatim dan pesilatnya selalu menjadi atlet nasional,” kata Bambang Haryo Soekartono.

Sementara pengurus PSHT Sutrisno Budi mengatakan. “Kami bersyukur atas keberhasil pendekar-pendekar PSHT yang keluar sebagai juara umum, gelar yang kami tunggu-tunggu selama ini kami selalu bersaing dengan perguruan pencak silat untuk meraih juara umum”, ujar Sutrisno Budi yang juga seorang lawyer ini.

Dalam kejuaraan ini, IPSI Kota Surabaya bekerja sama dengan Perguruan Pencak Silat Persinas ASAD Surabaya sebagai Panitia Pelaksana. Kejuaraan ini diikuti sekitar 609 pesilat dari 27 perguruan silat se-Surabaya. (sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia