Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Hujan Deras, Sungai Buntung Meluap, Waru Banjir

23 Desember 2018, 10: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

HATI-HATI: Salah satu warga melintas di jalan Desa Kedungrejo yang tergenang.

HATI-HATI: Salah satu warga melintas di jalan Desa Kedungrejo yang tergenang. (ANNISA FIRDAUSI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Derasnya hujan yang mengguyur Sidoarjo pada Jumat (21/12) malam membuat sungai Buntung penuh. Air pun meluap dan menggenangi beberapa desa di Waru. Seperti Desa Kedungrejo dan Bungurasih.

Menurut pengamatan di lapangan, hujan mengguyur sejak pukul 20.00 selama tiga jam. Ketika hujan reda, genangan air mulai tampak di berbagai titik. Seperti di bawah jembatan layang Waru. Ketinggian genangan mencapai sekitar 20 cm. 

Genangan air juga terlihat di Desa Kedungrejo. Jalan kampung terendam air setinggi 30 cm. Bahkan masuk sampai ke rumah warga. 

Kepala Bidang Bina Manfaat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bambang Tjatur mengatakan, banjir Kedungrejo disebabkan wilayahnya yang rendah. Sehingga air mengumpul di badan jalan. Selain itu juga disebabkan air dari sungai Buntung yang meluap. 

Dia menjelaskan, Jumat kemarin Dinas PUPR membuka dua pintu air dam. Alasannya, ada permintaan dari petani. "Sawah butuh dialiri air," katanya.

Bambang mengatakan, musim hujan memang membuat pihaknya harus kerja ekstra. Di satu sisi, air harus dibendung. Sedangkan di sisi lain, petani membutuhkan air. 

Menurut dia, pihaknya sebenarnya sudah membagi waktu penggarapan sawah. Namun belum berjalan hingga akhirnya menumpuk. "Kami didesak desa membuka pintu air," jelasnya.

Di tambah lagi, air juga dibutuhkan PDAM Delta Tirta. Perusahaan penyedia air minum itu meminta pasokan air sehingga pintu dam harus dibuka. (nis/rud)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia