Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Percepat Pengerjaan Proyek, Kontraktor Harus Tambah Jam Kerja

23 Desember 2018, 08: 47: 49 WIB | editor : Wijayanto

DIKEBUT: Proses pengecoran di Jalan Raden Patah Sidoarjo.

DIKEBUT: Proses pengecoran di Jalan Raden Patah Sidoarjo. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Menjelang batas akhir pengerjaan proyek fisik pada 31 Desember mendatang, masih ada pekerjaan yang belum tuntas. Pemkab meminta kontraktor menambah jam kerja sebagai langkah percepatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sigit Setyawan menegaskan bahwa pengerjaan proyek harus dipercepat. Sebab saat disidak Bupati Sidoarjo Saiful Ilah beberapa hari lalu masih banyak pekerjaan fisik yang belum selesai. 

Misalnya, pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Krian yang terlambat karena adanya perubahan desain bangunan. Kontraktor tidak bisa melanjutkan pekerjaan selama beberapa hari karena menunggu desain baru.

Selain itu, pembangunan Jalan Kombes Pol M Duryat, peningkatan Jalan Raden Patah, peningkatan jalan Raya Kludan, Tanggulangin serta Peningkatan jalan raya Sukodono juga belum selesai. Setiap hari evaluasi pekerjaan digelar. "Pembangunan lima jalan itu belum sesuai perencanaan," ujarnya.

Sigit menyebutkan, waktu pembangunan tinggal delapan hari lagi. Dia meminta kontraktor mempercepat pengerjaan dengan menambah jam pekerjaan menjadi 24 jam. Selain itu juga bisa dengan menutup total jalan. Sehingga pengerjaan jalan bebas dari gangguan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Taufik Hidayat Tri Yudono mengatakan, pemkab harus memberikan peringatan pada kontraktor. Pasalnya, saat ini sudah memasuki Akhir tahun. 

Dia menambahkan, pemkab harus menujukkan ketegasan.  Bagi kontraktor yang terlambat diberi konsekuensi. "Misalnya tidak dibayar 100 persen dan di-black list," ucapnya. (nis/rud)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia