Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Libur Akhir Tahun, Penitipan Hewan Diserbu

22 Desember 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

PERAWATAN RUTIN: Drh Djoko Erry saat hendak melakukan vaksin pada seekor kucing di klinik hewan miliknya di kawasan Babatan.

PERAWATAN RUTIN: Drh Djoko Erry saat hendak melakukan vaksin pada seekor kucing di klinik hewan miliknya di kawasan Babatan. (AINUL INAYATULLAH/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Bagi pecinta hewan peliharaan, alangkah baiknya untuk merawat hewan kesayangannya sebelum liburan Natal dan akhir tahun. Hewan peliharaan yang mendapatkan pengawasan dan perawatan yang ekstra, pasti akan tampak sehat dan menggemaskan.   

Setiap menjelang liburan akhir tahun, jasa penitipan hewan peliharaan paling sering diburu oleh para pemilik hewan peliharaan. Pasalnya, mereka ingin menikmati liburan tanpa kepikiran akan hewan peliharaannya kelaparan, bahkan sakit. Sehingga tempat penitipan hewan merupakan solusi yang pas untuk hewan peliharaan bisa beraktivitas selama ditinggalkan pemiliknya dalam jangka waktu tertentu. 

“Dalam setahun, selalu liburan sekolah atau kadang menjelang akhir tahun, selalu ramai tempat (tempat penitipan hewan, Red) ini. Biasanya mendekati tanggal 28 Desember sampai 1 Januari, karena juga sekalian menikmati libur sekolah,” kata Drh Djoko Erry, pemilik klinik hewan di kawasan Babatan, Surabaya, kepada Radar Surabaya, Jumat (21/12). 

Biasanya ada beberapa pemilik hewan peliharaan yang menitipkan hewannya lebih dari satu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemilik hewan dianjurkan untuk membawa sendiri kandang hewan peliharaan mereka. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesterilan akibat penularan penyakit dari hewan lainnya. 

“Selama liburan, kan kandangnya penuh. Tapi kami tetap pisahkan jenis hewannya, anjing di lantai satu dan kucing di lantai dua, agar hewan nggak stres dan lebih terawat,” ungkapnya. 

Djoko menuturkan, rata-rata jenis hewan kucing dan anjing yang paling sering menginap di tempat kliniknya. Waktu penginapannya pun sesuai dengan keinginan para pemilik hewan. Ada yang berkisar lima sampai tujuh hari, dan bahkan ada yang sampai dua minggu. 

Teknik perawatan hewan peliharaan pun juga memiliki penanganan tersendiri. Apabila hewan mengalami sakit, maka akan ada tindakan dari dokter, seperti penyuntikan vaksin hingga pemberian infus. Namun, hewan peliharaan yang masih sehat, penanganannya cukup sebatas memberi makan, pemotongan kuku, hingga grooming. 

“jika kucing dan anjingnya sehat, kita biasanya cukup perawatan biasa. Tapi jika ada yang sakit, biasaya kita infus atau melakukan penyuntikan vaksin sesuai permintaan pemilik,” imbuhnya. (ina/nur) 

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia