Kamis, 27 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Gubernur Jatim Sambut Baik Peresmian Tol Trans Jawa

21 Desember 2018, 10: 55: 42 WIB | editor : Wijayanto

RESMI: Presiden Jokowi bersama para pejabat terkait saat meresmikan tol Trans Jawa ruas Jawa Timur.

RESMI: Presiden Jokowi bersama para pejabat terkait saat meresmikan tol Trans Jawa ruas Jawa Timur. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Empat ruas jalan tol di Jawa Timur yang menjadi bagian dari jalan Tol Trans Jawa akhirnya diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, Kamis (20/12). Dengan adanya tol ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian bagi daerah yang dilintasi.

Peresmian tersebut dihadiri ibu negara Hj Iriana Joko Widodo dan istri Gubernur Jatim,  Hj Nina Kirana Soekarwo. Selain itu beberapa menteri Kabinet Kerja, di antaranya Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan Bupati Nganjuk Novi Rahman. 

Peresmian ditandai dengan membunyikan sirine dan penandatanganan empat prasasti yakni ruas Tol Ngawi-Kertosono (segmen Wilangan-Kertosono 37,9 KM), ruas tol Jombang-Mojokerto (Seksi Bandar-Kertosono 0,9 KM), relokasi jalan Tol Porong-Gempol 6,3 KM dan jalan Tol Gempol-Pasuruan (Seksi Pasuruan-Grati 13,65 KM).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, melalui peresmian tol ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya, arus barang dan jasa menjadi lebih murah, cepat, serta masyarakat memiliki alternatif pilihan ketika melakukan perjalanan antar provinsi di Pulau Jawa.

“Silahkan jika ingin menggunakan jalan tol, atau jalan lama antarprovinsi. Melalui peresmian ini, kami  juga ingin mengintegrasikan antara jalan tol ini dengan kawasan industri, kawasan ekonomi khusus (KEK), serta dengan kawasan-kawasan wisata yang di sepanjang jalan tol. Terkait industri, hadirnya jalan tol ini akan menarik investasi, seperti di Ngawi, lahannya murah dan pekerjanya kompetitif,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan tersambungnya Tol Trans Jawa ini, maka jalur dari Merak, Banten hingga Banyuwangi, JawaTimur yang mencapai 1.150 kilometer sudah bisa dilalui. Dari total tersebut, sepanjang 933 kilometer sudah tersambung sampai Pasuruan.

“Dengan terbentangnya tol ini, maka pada 2015-2018 telah selesai pembangunan tol sepanjang 616 km. Penyelesaian tol ini melengkapi ruas-ruas jalan tol lain yang telah dibangun pada masa sebelumnya, yaitu pada waktu 1978-2004 sepanjang 242 km, dan pada 2005-2014 sepanjang 75 km. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu pembangunan jalan tol ini,” katanya.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyambut baik diresmikannya empat ruas tol di Jawa Timur yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans-Jawa. Menurut Pakde Karwo peresmian tersebut akan menjadi daya tarik bagi investor untuk datang ke Jawa Timur, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

“Sudah ada permintaan investasi yang masuk, di antaranya di Ngawi sebanyak 200 hektar, lalu di Nganjuk juga 200 hektar, dan juga di Caruban, Madiun,” katanya. (mus/jay)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia