Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Tak Peduli Janda, Perawan, Istri Orang, Asal Suka, Donwori Nyosor Aja

20 Desember 2018, 04: 10: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Kelakuan pasangan memang terkadang aneh-aneh. Tapi, kalau anehnya kebangetan sampai bikin malu, ya siapa yang tahan. Seperti, Karin, 37, ini. Malu dengan kebiasaan buruk Donwori, 45, ia minta cerai. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya 

Donwori mempunyai kebiasaan nyeleneh yang bikin ilfil banyak orang. Bagaimana tidak, tak peduli keluarga maupun tetangga, tua ataupun muda, disosor seenaknya. Tentu saja, kelakuan nyeleneh yang lebih pantas disebut kelainan ini, membuat malu Karin. "Ya tak pegat, ngisin-ngisini. Cari masalah lagi," kata Karin di ruang konsultasi pengacara, dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, kemarin. 

Karin sendiri juga heran. Darimana suaminya mendapatkan kebiasaan kayak bebek itu. Seingatnya, dulu awal menikah, suaminya tak seaneh itu. Namun beberapa tahun terakhir saja, Donwori makin menggila. 

"Sing nguruki sopo, yo heran aku,"lanjutnya, tak kuasa menyembunyikan keheranan. 

Bisa dibilang, perbuatan Donwori ini sudah dikatakan meresahkan warga. Setidaknya se-lingkungan RT.

Ya bayangkan saja, sedang duduk-duduk santai di teras, Donwori tiba-tiba datang dan mencium. Ya kalau anak-anak bukan masalah, kalau yang dicium perawan atau istri yang suaminya galak, yang jadi malah berabe. 

Tak jarang, Karin mendapat protesan dari warga. Protesannya pun aneh-aneh. Ada yang meminta agar Karin mengawasi gerak-gerik suaminya 24 jam.

Bahkan ada yang minta Donwori dikunci saja di rumah, dan jangan sampai lepas. Atau yang paling rasional, memeriksakan suaminya pada psikiater. Kali aja ada saraf otaknya yang putus dan harus segera dibuang atau diganti yang baru. 

Usulan terakhir, beberapa kali sempat Karin pertimbangkan. Ia curiga, jangan-jangan dulu suaminya jatuh atau ketiban apa hingga kelakuannya eror begitu. Namun belum sempat membawa suaminya ke rumah sakit jiwa, ia putar balik, ganti arah ke pengadilan. 

Penyebabnya, suatu saat Karin mendapat laporan salah satu tetangga. Si tetangga mendatangi rumah Karin dan marah-marah dengan alasan, istrinya, digoda oleh Donwori. Bahkan, si suami ini menuduh Donwori sempat mengajak istrinya check-in di hotel. 

Sempat tak percaya, Karin akhirnya membuktikan tuduhan itu. Ia datangi hotel yang katanya jadi tempat Donwori menginap. Dan benar, Donwori pernah check-in di sana. "Kurang asem. Gak cukup bikin malu, saiki nggondol bojone uwong  menisan," omel Karin kesal. 

Gara-gara itulah, Karin sudah tak bisa mentolerir kelakuan suami. Akhirnya, tanpa babibu, tanpa menunggu, Karin langsung menggugat cerai Donwori. Rupanya rasa malu yang ditimbulkan Donwori sudah berlipat-lipat.

"Mesakne anak, Mbak. Dia sering di-bully temene gara-gara bapake aneh," pungkasnya. (*/opi) 

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia