Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Diduga Epilepsi Kambuh, Pria Ditemukan Tewas di Rel Wonokromo

18 Desember 2018, 18: 19: 40 WIB | editor : Wijayanto

TERGELETAK: Kondisi korban saat pertama kali ditemukan warga dalam kondisi terlentang tak bernyawa.

TERGELETAK: Kondisi korban saat pertama kali ditemukan warga dalam kondisi terlentang tak bernyawa. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Warga yang berada di sekitar Stasiun Wonokromo dibuat geger dengan temuan jenazah pria, Senin (17/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Pria tersebut diketahui bernama Mursidi, 54, warga Jalan Flamboyan RT 04/RW 03 Kelurahan Biting, Arjasa, Jember.

Berdasarkan informasi, pertama kali jenazah korban diketahui Jumadin, yang saat itu berada di sekitar lokasi. Saksi terkejut melihat korban tergeletak di perlintasan rel yang ada di dalam area stasiun. Posisi saat itu, kepala korban tergeletak di atas rel. Korban memakai jaket warna merah hitam, celana panjang warna hitam, dan sepasang sandal japit.
"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," kata Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Iptu Ristitanto, Selasa (18/12).Risti menambahkan, setelah jenazah diidentifikasi, kemudian dievakuasi ke RSU dr Soetomo Surabaya untuk keperluan visum. Sementara dari sekitar lokasi, polisi juga tidak menemukan barang-barang yang mencurigakan atau barang korban yang hilang."Dugaannya, korban jatuh meninggal usai sakit epilepsinya kambuh," tandas Risti saat dikonfirmasi. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia