Senin, 20 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Polemik Pasar Kedinding

Tak Telantarkan Pedagang, Relokasi Khusus yang Ber-KTP Surabaya

18 Desember 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

SIAP HUNI: Meski sudah selesai dibangun namun lapak di Pasar Kedinding Surya di Jalan Nambangan belum juga ditempati oleh pedagang.

SIAP HUNI: Meski sudah selesai dibangun namun lapak di Pasar Kedinding Surya di Jalan Nambangan belum juga ditempati oleh pedagang. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Relokasi pedagang Pasar Kali Kedinding ke tempat yang baru hingga kini masih menuai pro dan kontra. DPRD Surabaya melalui Komisi C mengimbau agar pemerintah mendahulukan para pedagang yang sudah lebih lama berdagang dari tempat yang akan direlokasi ke Pasar Kedinding Surya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Surabaya Widodo Suryantoro membantah tudingan dewan tersebut. Menurutnya, ia sudah melakukan pendataan terhadap para pedagang pasar Kali Kedinding. 

“Bahkan kami melakukan pendataan itu dengan camat setempat. Untuk penertiban pedagang, kami sudah melakukan pendataan. Bahwa yang boleh berjualan hanyalah pedagang lokal yang merupakan penduduk asli Surabaya (ber-KTP Surabaya, Red) dan benar-benar berdagang, tidak untuk mencari keuntungan yang lain,” ujarnya ketika dihubungi Radar Surabaya melalui telepon selulernya, Senin (17/12).

Mantan kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya tersebut menegaskan, relokasi tersebut hanya mutasi dari tempat yang lama ke tempat yang baru. Yakni Pasar Kedinding Surya yang dibangun sejak tahun 2015 ini. Menurutnya tidak ada salah satu pihak yang diprioritaskan. “Nantinya untuk pengelolaan sama seperti pasar pada umumnya,” katanya.

Widodo mengatakan, relokasi dilakukan karena kondisi pasar yang lama yang letaknya bersebelahan ini sudah rapuh. Menurutnya, pemkot terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan para pedagang. 

“Memang kami yang nantinya mengelola pasar ini. Tapi untuk penertiban baru Satpol PP,” jelasnya. 

Sebelumnya, Ketua Komisi C Saifuddin Zuhri berharap 192 pedagang yang aktif harus mendapatkan stan di pasar Kedinding Surya. Menurutnya, dari 260 stan yang dibangun itu diperuntukkan untuk pedagang yang aktif, jadi bukan diperuntukkan orang lain.  Dari total stan pasar Kali Kedinding yang dibangun sebanyak 357, untuk stan pasar rolling sebanyak 260, sedangkan 162 lainnya adalah stan basah. (mus/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia