Minggu, 20 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Zaman Sudah Pikun, Ibu Mertua Main Ranjang sama Menantu

18 Desember 2018, 04: 10: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Kalau normalnya ibu jadi tempat untuk mengadu bagi anak-anaknya. Berbeda dengan ibunya Karin. Sebut saja namanya Sephia. Gimana jadi tempat mengadu kalau ia sendiri jadi pelakor anak kandungnya. Nekat dan gila memang beda tipis. Lebih tipis dari tempe seukuran ATM itu. Ups!

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Karin melayangkan gugatan cerainya kepada Donwori, 37, di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya. Gugatan itu, ia ajukan setelah mengetahui suaminya ada main dengan Sephia, ibunya. Ya Anda sedang tidak salah baca. Donwori, suami Karin, ini jadi simpanan tante-tante girang yang tak lain adalah mertuanya sendiri.

Tragedi memilukan anak memergoki ibunya punya hubungan gelap dengan suaminya itu terjadi dua minggu yang lalu. Donwori rupanya orang yang sangat pemberani dan tak takut mati. Buktinya, pada tengah malam, saat Karin ada di rumah, ia nekat menyelinap ke kamar mertua sendiri dan melakukan perbuatan tak senonoh.  Tapi malam itu, sepertinya Donwori sedang ketiban sial. Tindakannya tertangkap basah oleh Karin.

“Pas aku nglilir, bojoku wes gak onok. Curiga, aku cek kamar ibuk. Rupanya mereka lagi..,” cerita Karin terpotong, seperti masih syok dan tak sanggup melanjutkan kata-katanya.

Karin tak pernah menyangka kalau Donwori dan Sephia bisa senekat itu. Bagi Karin perbuatan itu bukan lagi masalah perselingkuhan, tapi juga masalah norma yang ditabrak habis-habisan. Karin paham, dunia makin edan. Tapi tak menyangka bisa seedan itu sampai ada perselingkuhan menantu dan mertua.

“Meski sakit hati tak tatak-tatakne nanya, sudah berapa kali 'begituan'. Eh dia ngaku kalau sudah tak terhitung, sejak setengah tahun lalu katanya,” jelas Karin penuh penekanan.

Yang bikin Karin makin geleng-geleng kepala, peran Donwori di mata Sephia ini bukanlah kekasih. Namun sebagai pria bayaran yang jika urusan selesai, Donwori akan diberi sejumlah uang. Katanya, sekali datang Donwori akan diberi uang Rp 300 sampai Rp 500 ribu. Sebelas dua belas dengan peran gigolo.

Sebenarnya, Karin sudah menangkap gelagat mencurigakan antara Donwori dan Sephia sejak lama. Ia mengaku kerap memergoki Donwori berada di kamar Sephia. Namun tak sampai melakukan apa-apa. Biasanya modusnya, ketika ditanya sedang apa, ia selalu menjawab dengan berbagai alasan. Diminta ibu membuatkan kopi, atau memijit, atau membenarkan barang yang rusak. “Ibukku memang dari dulu genit orangnya, tapi aku gak nyongko kalau mantu dewe diembat,” ujar Karin.

Perempuan dengan rambut disemir kuning ini menjelaskan, sejak kecil, Karin kerap malu dengan kelakuan Sephia. Mulutnya suka berkata jorok.  Sephia juga suka ikut nimbrung jika ada laki-laki yang  nongkrong di warung dekat rumahnya. Tentu saja untuk merayu sana-sini. Dan kelakuan ini makin menjadi-jadi manakala ayah Karin meninggal.

Karena kadung kecewa, Karin meminta cerai. Ia bahkan juga berencana tinggal berpisah dengan Sephia. Katanya, ia bimbang. Mau benci ibu sendiri, tapi dari kelakuannya tak patut dianggap sebagai ibu. (*/opi) 

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia