Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

HP Dua Hari Tak Bisa Dihubungi, Warga Wonocolo Ditemukan Membusuk

17 Desember 2018, 16: 34: 53 WIB | editor : Wijayanto

EVAKUASI: Petugas membawa jenazah korban Pri Subaktiono untuk dibawa ke RSU dr Soetomo Surabaya.

EVAKUASI: Petugas membawa jenazah korban Pri Subaktiono untuk dibawa ke RSU dr Soetomo Surabaya. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Seorang pria ditemukan membusuk di rumahnya Jalan Jemur Ngawinan Gang I nomor 16, Surabaya Minggu (16/12) sekitar pukul 22.00. Korban diketahui bernama Pri Subaktiono, 53, warga setempat. Jenazah korban ditemukan pertama oleh Marjono, adik kandungnya. Awalnya, Marjono mengaku dihubungi anak korban jika HP ayahnya sudah tidak bisa dihubungi. Penasaran, akhirnya saksi Marjono mengecek ke rumah kakaknya. Sesampainya di lokasi sekitar pukul 22.00, saksi dibuat terkejut lantaran kondisi rumah gelap. Saksi seketika itu memberanikan diri masuk ke dalam rumah karena pintu tak dikunci. Setelah terbuka, saksi dibuat terkejut. Sebab, dia mencium bau busuk yang sangat menyengat. Saat dicek ke tempat tidur, ternyata sumber bau tersebut berasal dari tubuh korban yang sudah membengkak. Tahu kakaknya sudah meninggal, saksi meneruskan informasi ke ketua RT dan dilanjutkan ke Polsek Wonocolo. Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Dwi Hartanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan diduga korban meninggal sudah dua hari lebih. "Korban ditemukan dalam kondisi terlentang dan tubuhnya membengkak. Diduga korban meninggal karena sakit diabetes menahun dan komplikasi," jelas Dwi saat dikonfirmasi, Senin (17/12). 
Dwi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Inafis Polrestabes Surabaya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selama ini, lanjut Dwi, korban diketahui tinggal sendiri semenjak pisah dengan istrinya. "Korban memiliki riwayat sakit diabetes menahun," imbuhnya. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia