Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Gerilya Tambakasri, Amankan Sejoli saat Transaksi

15 Desember 2018, 15: 45: 44 WIB | editor : Wijayanto

CEGAH : Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami (tengah) saat meminta eks mucikari mengisi surat pernyataan untuk tidak melakukan prostitusi kem

CEGAH : Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami (tengah) saat meminta eks mucikari mengisi surat pernyataan untuk tidak melakukan prostitusi kembali. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Kembalinya beberapa mantan wanita tuna susila (WTS) di wilayah Tambakasri, Krembangan direspon oleh kepolisian  setempat dengan mengantisipasi kembalinya praktek prostitusi. Setelah Kamis (12/12) malam polisi mengumpulkan eks mucikari dan meminta menanda tangani pernyataan untuk tidak beroperasi lagi, Jumat (13/12) pagi ada dua orang diamankan Polsek Krembangan yang diduga hendak melakukan praktek ilegal tersebut.

Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami mengatakan, dua orang itu wanita dan seorang pria yang diamankan. Itu karena Jumat pagi, ia mendapat laporan ada eks WTS yang berada di depan salah satu gang di Jalan Tambakasri. Ia pun langsung menuju ke lokasi beserta Bhabinkamtibmas Polsek Krembangan. Saat itu, wanita tersebut sedang melambaikan tangan untuk mencari pelanggan hingga datang seorang pria. “Saat pria ini mendekat kami sigap mengamankannya,” tuturnya.

Kompol Esti mengatakan, ia tidak mau mentolerir prostitusi kembali tumbuh di wilayahnya itu. Ia mengatakan, sudah memberi surat pernyataan pada eks mucikari agar tidak melakukan praktek prostitusi lagi. Jika ditemukan maka akan diproses secara hukum. Baru 12 jam setelah perjanjian tersebut ada laporan seorang wanita asal luar kota yang diduga mencari pelanggan.

“Kami beri beri himbauan dan tetap kami proses hukum. Agar tidak ada lagi yang nekat melakukan praktek prostitusi. Mereka masih belum melakukan apapun, karena sudah kami amankan terlebih dulu,” tegasnya.

Ia menjelaskan, antisipasi ini dilakukan merespon kekhawatiran warga sekitar terkait kedatangan beberapa WTS dari luar kota ke tempat itu lagi. Masyarakat yang mengetahui kedatangan wanita tersebut melaporkannya ke Polsek Krembangan.

Hingga akhirnya bersama tiga pilar dikumpulkanlah seluruh eks mucikari di wilayah tersebut dan diminta untuk membuat surat pernyataan. “Kami sebar Bhabinkamtibmas di sekitar lokasi. Agar Tambakasri tidak dijadikan lokasi prostitusi lagi. Kami juga memohon bantuan warga menginformasikan jika ada wanita yang menjajahkan tubuhnya,” terangnya.

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia