Kamis, 17 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Balai Yasa Bersiap Lebih Awal Hadapi Angkutan Nataru

15 Desember 2018, 15: 01: 18 WIB | editor : Wijayanto

PERAWATAN RUTIN: Petugas memeriksa fasilitas kereta di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng, Surabaya.

PERAWATAN RUTIN: Petugas memeriksa fasilitas kereta di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Balai Yasa Gubeng Surabaya mengklaim telah menyelesaikan pengerjaan kereta untuk angkutan Natal dan tahun baru 2019 (Nataru). Menurut General Manager Balai Yasa Surabaya Gubeng Irwansyah, pihaknya telah menyelesaikan persiapan jelang Nataru nanti sejak bulan November kemarin.

Ia mencatat, terdapat sebanyak 228 total kereta api yang menjadi target program pengerjaan Balai Yasa selama tahun 2018. "Sedangkan untuk Nataru ini ada sebanyak 36 kereta tambahan yang sudah selesai di bulan Oktober-November kemarin," terangnya di Surabaya, Jumat (14/12).

Irwansyah menjelaskan, selama bulan Desember ini pihaknya hanya fokus pada penyehatan kereta saja. "Saat ini, masih ada sekitar 10 kereta dan masih dalam perbaikan," ujarnya.

Pihaknya bukan hanya melakukan perbaikan besar, tetapi juga memastikan semua komponen roda kereta (boogie), interior, dan fasilitas kereta disesuaikan dengan standar yang ada. "Jadi yang di lintas yang kondisi interior maupun eksteriornya ada yang kurang akan diperbaiki di bulan Desember ini, saat ini sudah ada sekitar 14 kereta," imbuhnya.

Irwansyah menyebut, 10 kereta yang masih tersisa itu nantinya akan diselesaikan paling lambat pada tanggal 15 Desember semuanya. "Kalau untuk Nataru kita sudah selesai sesuai target, sudah 100 persen. Kita malah melebihi target, sekarang ada 10 kereta lagi, jadi memang kami sudah siap untuk melayani para penumpang," imbuhnya.

Irwansyah mengaku, sejak awal Januari ia sudah mengirimkan teknisi-teknisi untuk menginventarisir kondisi armada. Harapannya, dapat mengurangi gangguan-gangguan di lintas nanti. "Karena target kami di tahun ini zero accident, zero failure, dan kepuasan pelanggan mudah-mudahan kami bisa memberikan yang terbaik untuk Nataru kali ini," tuturnya.

Perbaikan yang dilakukan juga lebih menitikberatkan kepada safety atau keamanan dan kenyamanan kereta api saat digunakan untuk moda angkutan Nataru.

Sementara, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 telah menyiapkan enam kereta tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko mengatakan, pihaknya memprediksi akan ada peningkatan jumlah penumpang hingga 3,8 persen pada libur Nataru 2018. "Target kami, jumlah penumpang akan meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu," pungkasnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia