Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bawa Sajam Mondar Mandir di Minimarket, Warga Kedinding Diamankan

15 Desember 2018, 14: 09: 24 WIB | editor : Wijayanto

TERTUNDUK: Khotib (tangan diborgol) saat diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak karena kedapatan membawa pisau dalam tasnya.

TERTUNDUK: Khotib (tangan diborgol) saat diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak karena kedapatan membawa pisau dalam tasnya. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Seorang pria ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak setelah diketahui membawa senjata tajam (sajam). Pria itu diketahui bernama Khotib, 40, warga Jalan Kedinding Lor gang Palem III .

Khotib diketahui berada di depan minimarket Jalan Platuk Donomulyo. Polisi yang berada di lokasi langsung melakukan penangkapan. Saat itu diketahui ia membawa pisau dapur di dalam tas miliknya. Tersangka pun dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk dilakukan penyidikan.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Dimas Ferry Anuraga mengatakan, saat itu ia mendapat informasi jika ada seorang pria yang mondar mandir di sekitar lokasi minimarket. Ia terlihat gusar seperti menunggu seseorang.

Informasi ini ditindak lanjuti dengan mendatangi lokasi, kemudian tersangka langsung diamankan dan digeledah. “Kami geledah dan ditemukan pisau dengan panjang 20 sentimeter yang disimpan tersangka di dalam tas,” kata AKP Dimas Ferry Anuraga, Jumat (14/12).

Mendapati sajam tersebut, polisi langsung membawa tersangka ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk penyelidikan lebih lanjut. Belum banyak informasi yang didapat polisi dari tersangka. Tersangka seperti kebingungan saat diinterogasi.

 “Seperti menunggu seseorang, takutnya pisau ini dibawa untuk melakukan tindak kriminalitas,” terangnya.

Ia menegaskan, mengani motif tersangka membawa sajam ini katanya untuk jaga diri. Mengenai jaga diri dari apa, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan. “Kami amankan karena peraturannya jelas melanggar undang-undang darurat dengan membawa sajam,” tandasnya.

AKP Dimas mengakui jika tersangka seperti kebingungan begitu juga saat berada di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Penyidikan akhirnya belum bisa maksimal dilakukan. Ia masih menunggu hingga yang bersangkutan tenang dan bisa disidik.  “Pengakuan tersangka pisau itu sudah dibawa sejak dari rumah. Motifnya masih kami selidiki,” tuturnya. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia