Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Pemutihan Pajak Kendaraan Berakhir

10 Besar Sejatim, Pendapatan PKB Gresik Capai Rp 252 M

15 Desember 2018, 13: 35: 02 WIB | editor : Wijayanto

TINGGI: Penerimaan pajak kendaraan bermotor dari Gresik mencapai Rp 252 miliar.

TINGGI: Penerimaan pajak kendaraan bermotor dari Gresik mencapai Rp 252 miliar. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari kantor bersama Samsat Gresik masuk dalam 10 Besar Pendapatan Daerah Jawa Timur. Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur, Boedi Prijo Soeprajitno di kantor Samsat Gresik, kemarin. 

Boedi menjelaskan, dalam satu tahun total penerimaan pajak kendaraan bermotor dari Gresik mencapai Rp 252 miliar. Jumlah ini, kata dia, menempatkan Gresik masuk menjadi 10 besar daerah yang memberikan kontribusi pajak kendaraan terbanyak di Jatim.

Boedi mengatakan, rata-rata di Jawa Timur penerimaan pajak kendaraan bermotor saat ini sudah diatas 100 persen. Tercapainya target penerimaan pajak kendaraan pada tahun ini tidak lepas dari semakin tingginya kesadaran masyarakat.

"Alhamdulilah berkat doa tim dan kerja keras ini posisi kita mencapai target dan ini sudah, ini bulan Desember tanggal 12 kita sudah mendapatkan kurang lebih sekitar 100,3 persen," terangnya.

Disebutkan, untuk penerimaan pajak dari program pemutihan di seluruh Jawa Timur pada tanggal 9 Desember 2018 telah dimanfaatkan oleh 1.047.000 wajib pajak dengan total penerimaan mencapai Rp 493 Miliar. “Jumlah ini naik dibanding tahun lalu, namun untuk angka detailnya saya harus lihat catatan,” jelasnya.

Ditambahkan, dia mengapresiasi animo masyarakat yang mendatangi kantor Samsat Gresik menjelang berakhirnya pemutihan pajak kendaraan. Itu menandakan masyarakat semakin patuh membayar pajak. 

"Ini adalah kepatuhan mereka adanya insentif pembebasan jadi mereka berbondong-bondong walaupun sudah kita buka dua bulan yang lalu," imbuhnya. 

Ditempat sama, Kepala Bidan Pajak Bapenda Jatim, M Poernomorosidi menambahkan, untuk mengantisipasi antrian panjang saat membayar pajak, rencananya pada tahun 2019 Samsat Gresik akan memiliki kantor baru. Diharapkan dapat memberikan rasa nyaman dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Jadi kita bersama teman-teman polres Gresik, kita sudah memikirkan hal itu insya allah tahun depan di kantor dinas pengujian kir itu akan kita bangun lebih nyaman, drive thru  mungkin sudah langsung masuk disana sekalian," jelasnya

Nantinya masyarakat tidak perlu repot mengantri sejak pagi karena akan ada banyak penambahan loket pelayanan. Tempat yang disediakan sangat luas sehingga mampu mengantisipasi antrian di kantor Samsat. Layanan Samsat Drive Thru juga akan disediakan. 

"Kantor Samsat yang akan kami bangun di area uji kir Dr Wahidin Sudiro Husodo tiga kali lebih besar dari kantor yang saat ini," kata Poernomo. (fir/ris) 

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia