Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Kasus Limbah B3, Polisi Panggil Direktur Ispatindo

15 Desember 2018, 12: 54: 34 WIB | editor : Wijayanto

OLAH TKP: Penyidik polisi saat melakukan pengecekan limbah B3 di Desa Karangandong bersama DLH Kabupaten Gresik.

OLAH TKP: Penyidik polisi saat melakukan pengecekan limbah B3 di Desa Karangandong bersama DLH Kabupaten Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Polisi mulai mendapat titik terang terkait pembuangan limbah di Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo. Untuk itu, pekan depan penyidik Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik akan memeriksa Direktur PT Ispatindo, Sidoarjo.

"Surat pemanggilan sudah kami layangkan untuk diperiksa peka depan. Direktur PT Ispatindo akan kami mintai keterangan terkait pembuangan limbah yang diduga B3 di lahan Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo," kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo melalui Iptu Agung Joko Haryono, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Gresik, kemarin.

Dikatakan, Kehadiran Direktur PT Ispatindo tersebut akan diperiksa dan dimintai keterangan seputar dugaan limbah B3 jenis slug tersebut. Pemeriksaan saksi belum rampung. Oleh sebab itu, perlu adanya keterangan dari pihak-pihak yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan. “Sesuai rencana pekan depan (Direktur PT Ispatindo, Red) akan kami diperiksa,” katanya.

Sebelumnya, Imam Mahfudhi, karyawan bagian gudang PT Ispatindo telah menjalani pemeriksaan pekan ini. Keterangannya dibutuhkan. Mengingat pengakuan transporter bahwa limbah tersebut didapat dari PT Ispatindo.

Namun, dalam pemeriksaan sebelumnya dia mengelak jika yang dibuang di Desa Karangandong itu adalah limbah B3. Imam menyebut bahwa itu merupakan kotoran dari besi tua. “Bukan limbah B3 sebagaimana yang dituduhkan. Tapi rongsokan besi tua,” kata Agung menirukan Imam Mahfudhi.

Sebagai catatan, limbah B3 ditemukan di Jl raya Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo. Limbah tersebut mengeluarkan bau tak sedap. Mengganggu warga di sekitarnya. Bahkan, dapat mencemari sumber air. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia