Senin, 20 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Meskipun Cedera, Risma Tetap Pantau Surabaya

15 Desember 2018, 07: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Manfaat: Tri Rismaharini, melakukan penanaman pohon di eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA), setelah melaksanakan kegiatan bersama delegasi UCLG ASPAC

Manfaat: Tri Rismaharini, melakukan penanaman pohon di eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA), setelah melaksanakan kegiatan bersama delegasi UCLG ASPAC (dok)

Share this      

SURABAYA – Akibat cedera kaki yang dialami oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini harus beristirahat dari kesibukan pekerjaan dan memantau kota, seperti yang dilakukannya sehari-hari. Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya  M. Fikser mengatakan, saat ini wali kota yang akrab disapa Risma tersebut masih dalam tahap pemulihan dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan magnetic resonance imaging (MRI).

Dari hasil MRI, dokter menemukan di sisi kaki bagian kanan dan kiri ada semacam robekan atau kelonggaran berdiameter sekitar 6-7 milimeter (mm). 

“Robekan di kaki kanan 6 mm sedangkan kaki kiri 7 mm. Dokter menganjurkan agar ibu tidak melakukan aktivitas, tapi beliau tetap melakukan pekerjaan administrasi serta memantau perkembangan kota lewat gadget-nya,” jelas Fikser, Jumat (13/12).

Terkait kabar Risma mengalami kelelahan dan menyebabkan pingsan, Fikser tidak membenarkan berita tersebut. Ia mengatakan, Risma saat ini hanya membutuhkan istirahat karena kondisi badan kurang fit. Menurutnya, kondisi wali kota saat itu memang kurang baik utamanya di bagian kaki sebelah kanan yang mengalami cedera saat meninjau saluran tersumbat di kawasan Banyu Urip.

“Jadi ketika berjalan, beliau menginjak sesuatu. Itu yang menyebabkan kaki kanannya keseleo,” terang Fikser.

Dikarenakan kondisi Risma yang mengalami cedera kaki, Fikser memperkirakan masa pemulihan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Meskipun dalam keaadaan kondisi sakit, Fikser mengatakan, Risma tetap menjalankan tugasnya dan terus melakukan pemantauan melalui gadget-nya.

“Saya tidak tahu berapa lama persisnya, tapi ibu tetap ingin menjalankan aktivitas,” imbuhnya.

Disampaikan Fikser, saat ini kondisi risma sudah mulai stabil. Hanya saja, tidak boleh banyak bergerak dan tidak melakukan pekerjaan yang berat-berat atau menempuh perjalanan jauh. “Sejak pagi hingga saat ini, ibu ada di kediaman dengan kondisi yang stabil,” pungkasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia