Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Suami Nggapleki Ini Pakai Aib Istri untuk Memeras

15 Desember 2018, 04: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Spesies suami nggapleki kembali ditemukan. Namanya Donwori, 34. Sudah tahu aib istri, bukannya ditutupi, malah dijadikan senjata untuk memeras uangnya. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Tak tahan terus-terusan diperas, Karin, 37, akhirnya melaporkan suaminya ke pihak yang berwajib. Tapi, bukan ke kantor polisi aduan ia layangkan. Namun ke Pengadilan Agama (PA).

Agar perkaranya cepat tuntas, Karin pun rela bayar mahal pengacara. Ditemui di kantor seorang pengacara dekat PA Klas 1 A Surabaya, Karin mengungkapkan kalau selama ini dia dimanfaatkan suaminya. 

Karin mengaku, selama lima tahun menikah, ia kerap dimintai uang Donwori secara paksa. Biasanya, uang itu akan habis untuk mabuk-mabukan. Meski keberatan, Karin tak bisa mengelak karena Donwori memegang kartu rahasianya. 

Sebelum lanjut ceritanya, mari mengenal sosok Donwori terlebih dahulu. Layakya suami nggapleki lainnya, Donwori tidak bekerja. Sejak menikah, ia hanya klimbrak-klimbruk di rumah.

Mengharapkan pemberian Karin yang kebetulan seorang pedagang. "Daripada suami, dia iku luweh pantes dicelok preman, Mbak," kata Karin dengan kesal. 

Rupanya, ancaman Donwori ini disebabkan oleh masa lalu Karin yang gelap. Ceritanya, sebelum menikah dengan Donwori, Karin sudah tak perawan.

Saat muda, ia pacaran dengan tetangga sebelah rumahnya sendiri hingga hamil. Kelemahan Karin inilah yang dimanfaatkan oleh Donwori. "Kalau dia minta uang gak tak kasih, dia ngancem mau lapor ke ibukku dan orang-orang," lanjut perempuan yang tinggal di kawasan Mojo ini. 

Saat ditanya, apakah ancaman Donwori ini lantaran ia sakit hati dengan status Karin yang tak lagi perawan, perempuan 37 tahun itu mengelak dengan tegas.

"Enggak, Mbak. Sebelum nikah pun aku wes ngomong ke dia lek aku wes gak perawan. Masio nakal ngene, aku gak mau ada masalah, Mbak. Makane sak durunge nikah ngomong," jelas Karin panjang lebar. 

Bahkan, setelah mengetahui keadaan Karin, Donwori tetap mau menikahi istrinya itu. Eh gak tahu-tahunya ia akhirnya dimanfaatkan. 

Karin menceritakan, Donwori awalnya rajin bekerja. Dulu, sebelum menikah, Donwori ini punya kerjaan. Eh ndilalah setelah menikahlah, Donwori malah mogok kerja. Dan terus-terusan menggunakan aib Karin untuk mendapatkan uang. "Lha, Mbak, kok mau-maunya diancam bertahun-tahun?" tanya Radar Surabaya.

Dan jawaban Karin cukup membuat pendengarnya geli sendiri. Alasannya tak lain tak bukan karena kadung cinta dan takut ditinggal Donwori. Namun, akhirnya ia menyerah juga gara-gara ancaman Donwori yang makin menjadi-jadi. 

"Gak kiro-kiro lek njaluk e saiki. Sehari njaluk atusan, bendino menisan. Dipikir aku mesin ATM. Trus mari dapet duit, gak muleh-muleh. Digowo nandi iku duwite," pungkas Karin dengan marah. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia