Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tiga Kakek Nyabu di Kandang Ayam

13 Desember 2018, 13: 04: 42 WIB | editor : Wijayanto

MALU: Ketiga tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu diamankan di Polsek Semampir.

MALU: Ketiga tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu diamankan di Polsek Semampir. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Maksud hati sembunyi saat nyabu, apa daya tertangkap juga. Tiga orang tersangka ini bernasib sial, mereka Budiono, 54, warga Jalan Bulak Banteng Wetan XVII, Abdul Rosidi, 47, warga Jalan Bulak Banteng Madya V, dan Musdi, 45, warga Jatisrono Barat.

Ketiganya ditangkap Polsek Semampir saat ketahuan nyabu di Jalan Bulak Rukem III di bawah tower. Polisi menyita satu poket sabu seberat 0,22 gram beserta alat isapnya.

Kanitreskrim Polsek Semampir Iptu Tritiko mengatakan, ketiga tersangka ini digerebek saat berada di bawah tower. Ketika nyabu ini mereka bersembunyi di dalam kandang ayam.

Ketiganya berada di kandang tersebut dan mulai mengisap sabu-sabu (SS). Saat polisi datang mereka tak berkutik. "Kami tangkap mereka di dalam kandang ayam," katanya.

Ia menceritakan, penangkapan ketiga tersangka ini berawal dari informasi jika di Jalan Bulak Rukem III sering dilaksanakan pesta SS. Polisi hanya mendapat informasi jika kegiatan tersebut dilakukan oleh ketiga tersangka di bawah tower.

Pihaknya langsung menuju ke lokasi dan memastikan informasi tersebut. "Saat kami datang ternyata sepi di sekitar tower hanya ada kandang ayam," katanya.

Polisi tak putus asa, mereka curiga di depan kandang tersebut ada tiga pasang sandal namun tidak ada orangnya. Mereka pun menghampiri kandang ayam ini bermaksud memeriksanya.

Benar saja, saat dibuka tiga tersangka berada di dalam beserta alat isap sabu yang sudah disiapkan. "Kami langsung gelandang tersangka ke Polsek," terangnya.

Tritiko menambahkan, tersangka sudah beberapa kali nyabu di lokasi tersebut. Mengenai SS yang didapat mereka mengaku tidak kenal dengan pengedarnya dan dilakukan dengan cara ranjau. Mereka membeli seharga Rp 200 ribu dan digunakan bersama-sama.

"Selama ini mereka tidak ketahuan. Dari keterangan mereka bertiga sabu dibeli patungan," tuturnya.(gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia