Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Listrik Padam, Nyalakan Lilin Ditinggal Beli Makan, Rumah Terbakar

13 Desember 2018, 10: 59: 47 WIB | editor : Wijayanto

MEMBARA: Rumah korban yang terbakar di Jalan Kebonsari Tengah nomor 39, Jambangan. Petugas PMK berjibaku padamkan api (foto bawah).

MEMBARA: Rumah korban yang terbakar di Jalan Kebonsari Tengah nomor 39, Jambangan. Petugas PMK berjibaku padamkan api (foto bawah). (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Sebuah rumah lantai dua di Jalan Kebonsari Tengah nomor 39, Jambangan, Surabaya ludes terbakar, Rabu (12/12) sekitar pukul 21.30 WIB. Rumah yang juga digunakan sebagai usaha salon rambut itu dikontrak oleh Maskur, 47, beserta keluarganya. Akibat kebakaran tersebut, diduga korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Menurut informasi, kebakaran terjadi saat situasi listrik sedang pemadaman. Sekitar pukul 21.00, korban bermaksud keluar rumah untuk membeli makanan. Karena lampu padam, saat itu korban menyalakan lilin di dalam rumah sebagai penerangan. 
Setelah itu, korban bergegas keluar bersama anaknya menuju ke warung makan untuk membeli makan. Tak berselang lama, tetangga korban dibuat terkejut lantaran seperti ada benda jatuh dari atap rumah korban. Saat dicek, ternyata api sudah mengamuk bangunan rumah lantai dua dan merontokkan atap. Seketika itu, saksi langsung meminta tolong warga dan berteriak ada kebakaran. Salah satu warga juga langsung menghubungi penghuni rumah dan petugas pemadam kebakaran.
Kabid Operasional Dinas PMK Kota Surabaya Bambang Vistadi mengatakan, PMK mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 21.46 WIB dari salah satu tetangga korban yang bernama Iwan. "Total tujuh unit mobil pemadam kami terjunkan untuk melakukan pemadaman," kata Bambang kepada Radar Surabaya, Kamis (13/12). 
Satu unit mobil PMK dari Pos Jambangan yang kali pertama datang langsung melakukan upaya pemadaman. Selang beberapa menit kemudian, enam unit mobil PMK menyusul tiba di lokasi kebakaran. Tidak sampai setengah jam, api akhirnya bisa dikuasai.Namun demikian, bangunan lantai dua rumah yang berisi barang elektronik seperti televisi, laptop, dan lainnya tak dapat diselamatkan. "Lantai satu yang digunakan salon bisa diselamatkan dari amukan api, diduga penyebab kebakaran karena lilin yang jatuh lalu membakar seisi ruangan," tandasnya. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia