Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Aktivitas Perahu Tambang di Jatim Dibina

13 Desember 2018, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

BERTAHAN: Salah satu angkutan alternatif perahu tambang yang beroperasi di Kali Mas sisi Jalan Ngagel Surabaya, Rabu (12/12). Dishub Jatim memastikan

BERTAHAN: Salah satu angkutan alternatif perahu tambang yang beroperasi di Kali Mas sisi Jalan Ngagel Surabaya, Rabu (12/12). Dishub Jatim memastikan tidak ada izin yang berikan untuk perahu tambang yang ada di Jatim. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur memastikan tidak izin yang diberikan untuk perahu tambang yang ada di Jatim. Dishub juga tidak memberikan tindakan apapun terhadap perahu tambang yang menjadi salah satu moda transporasti alternatif dijalur penyebrangan sungai tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim Fattah Jasin mengatakan perahu tambang yang ada di Jatim semuanya ilegal. Semua perahu tersebut liar karena tak mengantongi izin. Kendati begitu, pihaknya tetap memberikan pembinaan kepada operator perahu tambang. Sedangkan untuk penertiban, yang berhak menangani adalah Satpol PP. 

“Karena kaitannya dengan Peraturan Daerah, bukan dengan kami,” ujarnya saat dihubungi Radar Surabaya, Rabu (12/12).

Fattah mengatakan tugasnya hanya menyiapkan dermaga kapal laut, kapal-kapal besar hingga kapal nelayan. Menurutnya setiap beberapa bulan sekali ada uji berkala terhadap kapal-kapal nelayan ini. 

“Uji berkala ini untuk keselamatan para nelayan,” katanya.

Menurutnya, Dishub Jatim juga memberikan pembinaan terkait keselamatan para penumpang perahu tambang. Pembinaan keselamatan tambangan perahu difokuskan di jalur tambangan yang padat, sedangkan di lokasi tambangan lainnya juga akan dilakukan tapi secara bertahap.

Selain itu, Dishub mengatakan sudah membagikan baju keamanan penumpang perahu tambang berupa life jacket (baju pelampung) dan ring buoy (pelampung cincin) kepada pengusaha perahu tambang. “Kami berharap para operator tambang ini selalu membawa life jacket dan ring buoy. Karena banyak laporan yang datang ke kami kalau dua alat pengaman itu lebih banyak diletakkan di rumah,” jelasnya.

Fattah menambahkan pihaknya mengimbau terkait kapasitas muatan penumpang perahu tambang dengan mengacu ketinggian air. “Papan imbauan kapasitas penumpang perahu kami pasang di sejumlah lokasi penambangan perahu,” pungkasnya. (mus/rud)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia