Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo
Efektifkan Pendapatan Sektor Pajak

Telat Bayar Pajak Bakal Didenda 2 Persen

12 Desember 2018, 16: 42: 28 WIB | editor : Wijayanto

Kepala BPPD Sidoarjo Joko Santosa

Kepala BPPD Sidoarjo Joko Santosa (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Penundaan pembayaran menjadi salah satu faktor belum terpenuhinya target pemasukan pajak. Sanksi denda pun disiapkan pemkab bagi wajib pajak (WP) yang membayar terlambat. Dendanya 2 persen dari total pajak yang harus dibayar.

Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Joko Santosa mengatakan, pihaknya masih berupaya untuk meningkatkan capaian pendapatan pajak. Diakuinya saat ini sudah ada kenaikan setiap harinya. Meskipun belum mencapai 100 persen.

Pajak restoran, misalnya. Dari semula 94 persen sudah meningkat menjadi 96 persen. Begitu juga juga dengan pajak air tanah dan pajak parkir. Kedua jenis pajak tersebut pencapaiannya sudah 98 persen.

Sebaliknya, pajak penerangan jalan (PPJ) belum ada penambahan. Joko menilai minimnya pembayaran tersebut karena pembayaran belum masuk jatuh tempo pada 22 Desember 2018. Meski begitu dia tetap optimistis akan mencapai target.

"Diprediksi akan lebih dari 100 persen pencapaiannya," katanya, Selasa (11/12).

Untuk mempercepat target pemasukan pajak, sebuah sanksi berupa denda akan diterapkan untuk wajib pajak yang terlambat membayar. Besarnya denda yang ditetapkan adalah 2 persen dari total pajak yang harus dibayar.

Joko menyebutkan, setiap tahun ada saja WP yang harus membayar denda. Jumlahnya lebih dari 20 WP. Uang denda itu nantinya akan masuk dalam kas daerah.

Menurut Joko, kesibukan membuat sebagian besar WP belum membayar pajak. Padahal, pembayaran pajak saat ini sudah bisa dilakukan melalui ATM ataupun minimarket.

Tahun depan, sistem monitoring pajak bakal ditingkatkan. BPPD menerapkan penggunaan website. Software tersebut memonitor pembayaran pajak WP . "Sehingga WP yang belum membayar bisa kami ingatkan," katanya. (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia