Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

NAHAS! Mata Kabur, Nenek Tewas Jatuh dari Lantai Dua Rumah

11 Desember 2018, 15: 53: 02 WIB | editor : Wijayanto

PERIKSA: Petugas kepolisian saat mendatangi rumah korban untuk melakukan penyelidikan mengenai penyebab jatuhnya korban dari lantai dua rumahnya.

PERIKSA: Petugas kepolisian saat mendatangi rumah korban untuk melakukan penyelidikan mengenai penyebab jatuhnya korban dari lantai dua rumahnya. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Seorang nenek, Fatma Lakuyi, 71, terjatuh dari lantai dua rumahnya di Kapas Baru IX, Surabaya. Akibatnya bagian kepala terluka dan meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi pada , Senin (9/12) pukul 18.00. Nenek malang ini memang sudah tak bisa melihat lantaran factor usia.  Sementara itu pihak keluarga teledor dalam mengawasinya.

Pihak keluarga baru melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambaksari sekitar pukul 21.00. Kemudian dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim Inafis Polrestabes Surabaya.

Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan mengatakan, kejadian terjatuhnya korban dari lantai dua ini tidak diketahui oleh keluarga korban.

Keponakan korban Andi, 31, yang saat itu sedang membuat kopi mendengar suara sesuatu jatuh dari lantai dua rumah tersebut. Ia pun langsung keluar dan melihat korban sudah berada di depan teras rumah tersebut.

“Saksi Andi ini meminta tolong warga karena luka di kepala korban saat itu sangat parah,” tuturnya.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit saat itu. Namun, dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhir akibat mengalami luka parah di kepalanya.

Setelah itu, pihak keluarga memanggil dokter klinik untuk memastikan kondisi korban. “Dokter, memastikan korban meninggal dunia karena luka benturan di kepalanya,” ujarnya.

Didik mengatakan, dari keterangan saksi dan keluarga korban, saat kejadian korban sendirian di lantai dua. Selama ini korban tidak bisa melihat dengan jelas, kemungkinan saat itu ia berjalan dan tidak tahu mengarah ke teras lantai dua.

“Dari luka, kemungkinan kepala korban membentur tanah terlebih dulu saat jatuh. Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya,” tandasnya. (/rtn)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia