Kamis, 17 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia

Kajari dan Jajaran Bagi Stiker Cegah Korupsi ke Warga

11 Desember 2018, 15: 34: 34 WIB | editor : Wijayanto

HARI ANTI KORUPSI: Kajari Pandoe Pramoekartiko memberikan stiker kampanye anti korupsi kepada warga.

HARI ANTI KORUPSI: Kajari Pandoe Pramoekartiko memberikan stiker kampanye anti korupsi kepada warga. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Kabupaten Gresik diperingati Kejaksaan Negeri Gresik dengan membagikan stiker. Tidak hanya stiker, pin dan pamflet bertuliskan pesan moral Anti Korupsi dibagikan kepada warga Gresik.

YUDHI DWI ANGGORO-Wartawan Radar Gresik

UNTUK membagikan stiker dan media kampanye lainnya, Kajari Gresik Pandoe Pramoerkatiko mengajak seluruh stafnya. Di antaranya Kasi Intel Kejari Gresik, R Bayu Probo Sutopo, Kasie Pidsus, Kasie Pidum. Mereka mendatangi Kantor Pemkab Gresik, dan menempelkan stiker di pintu ruangan organisasi perangkat daerah (OPD).

Sementara bagi stiker kepada warga dipimpin Kasi Pidum, Edrus, Kasubagbin Sarief Hidayat, Jaksa Intel, Aditya dan pegawai staf Kejaksaan Negeri Gresik. Mereka bersama membagikan stiker dan kaos bertuliskan ajakan untuk memerangi korupsi.

Dimulai dari pintu masuk Pemkab Gresik, pengendara mobil dan motor menjadi sasaran pembagian stiker dan kaos. Kemudian, tim lansung menuju ke kantor pemkab Gresik.

Di pintu masuk kantor BPPKAD, Kasi intel langsung membagikan stiker pada pegawai. Tak luput, pintu masuk Kadis BPKAD juga di tempeli stiker anti korupsi, lalu di lanjut pintu masuk Kadin Dispenda Gresik. Sayang, kepala dinasnya tidak berapa ditempat, infonya ada rapat.

Tim kemudian bergerak menuju kantor Bupati Gresik. Mereka menuju bagian humas dan diterima oleh kepala sub bagian humas, Udin. Tim membagikan stiker dan pin serta kalender. Pintu masuk bagian humas juga ditempeli stiker anti korupsi.

Selanjutnya, tim bergerak ke atas menuju ruangan bupati dan wabup. Sayang, kedua petinggi tidak berada di tempat,  dan hanya diterima oleh staf. Pintu masuk ke ruangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, juga ditempeli Stiker stiker anti Korupsi.

Kajari Gresik, Pandoe Pramorkartika diwakili kasi Intel Kejari Gresik, R.Bayu Probo Sutopo mengatakan bahwa,  pembagian stiker dan kaos serta pin bertuliskan anti Korupsi di kantor Pemkab Gresik ini bertujuan untuk mencegah korupsi sedini mungkin. "Kami memilih kantor Pemkab Gresik dengan mandatangi langsung ke kantornya ini sebagai upaya agar kantor pemerintahan ini bebas korupsi dan dapat menekan sedini mungkin perbuatan korupsi," tegasnya.

Masih menurutnya, sosialisasi anti korupsi tidak hanya menyasar ke instansi pemerintahan, sosialisasi juga dilakukan ke masyarakat umum. Seperti sopir bus antar kota dan propinsi di terminal Bunder, Gresik. Penikmat kopi saat di warung kopi juga tidak luput dari sasaran sosialisasi tim dari Kejaksaan Negeri Gresik. (*/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia