Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Kejari Serahkan TKD Pengganti, Perkara Lahan di Kedungsolo Tuntas

11 Desember 2018, 13: 08: 21 WIB | editor : Wijayanto

KEMBALI: Kajari Budi Handaka menyerahkan sertifikat TKD Kedungsolo, Kecamatan Porong  di kantor Kejari Sidoarjo, Senin (10/12).

KEMBALI: Kajari Budi Handaka menyerahkan sertifikat TKD Kedungsolo, Kecamatan Porong di kantor Kejari Sidoarjo, Senin (10/12). (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo Budi Handaka menyerahkan berkas Tanah Kas Desa (TKD) kepada Kepala Desa Kedungsolo, Porong, Senin (10/12). Penyerahan berkas secara simbolis di Kejari Sidoarjo itu sebagai tanda tuntasnya perkara dugaan korupsi penyelewengan TKD seluas 2,8 hektare di Kedungsolo.

TKD ini sebagai pengganti TKD yang sebelumnya bermasalah dan harus disita negara. Penerima berkas diwakili oleh Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono yang datang langsung ke Kejari Sidoarjo.

"Semoga dengan diserahkannya sertifikat ini, masyarakat yang berhak dapat segera mendapatkan hak tanahnya," ucap Budi Handaka.

Kasus dugaan korupsi TKD Kedungsolo ini menyeret notaris Rosidah sebagai tersangka pada Februari 2018. Rosidah merupakan notaris yang mengeluarkan Ikatan Jual Beli (IJB) dan Akte Jual Beli (AJB) Tanah.

Sebelum itu, Sunarto yang berperan sebagai Ketua Tim Pembebasan Lahan juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tanah yang dijadikan sebagai tempat relokasi korban lumpur tersebut.

Pada Agustus lalu, Sunarto telah divonis selama tiga tahun penjara. Selain itu, lahan seluas 2,9 hektare di belakang Perum Renojoyo, Desa Kedungsolo, Porong, yang terdiri dari 22 sertifikat atas nama Sunarto juga dirampas negara. Tanah inilah yang kemudian diserahkan kepada Pemerintah Desa Kedungsolo sebagai pengganti TKD yang bermasalah. (son/rek)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia