Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

4 Pajak Tak Capai Target, Tahun Depan Ditarget Rp 992 M

11 Desember 2018, 12: 52: 21 WIB | editor : Wijayanto

POTENSI: Salah satu sumber pendapatan daerah dari pajak reklame.

POTENSI: Salah satu sumber pendapatan daerah dari pajak reklame. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Hingga pertengahan bulan Desember 2018, penerimaan pendapatan pajak belum juga mencapai target. Dari Target Rp 904 miliar baru masuk sebesar Rp 886 miliar. Tercatat ada empat jenis pajak yang belum 100 persen pemasukannya.

Keempat jenis pajak tersebut adalah pajak restoran, pajak parkir, pajak penerangan jalan (PPJ), dan pajak air tanah. Paling sedikit realisasinya hingga saat ini adalah PPJ. Hanya 92,90 persen  atau sebesar Rp 272 miliar.

Kepala Badan Penerimaan Pajak Daerah (BPPD) Joko Santosa mengatakan, saat ini petugas pajak bekerja keras untuk menagih wajib pajak yang belum menjalankan kewajibannya. Meski hingga kini belum 100 persen, dia optimistis akhir tahun setoran pajak sudah sesuai target. Bahkan bisa melebihi.

"Ada beberapa jenis pajak yang sudah melebihi target," kata Joko Santosa, Senin (10/12).

Salah satunya adalah pajak hotel dengan pencapaian 103 persen. Tahun ini targetnya sebesar Rp 13 miliar. Namun pencapaiannya Rp 13,3 miliar. Begitu juga dengan pajak hiburan, reklame, pajak bumi dan bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang pencapaiannya melebihi 100 persen.

Tahun depan, pihaknya akan berupaya keras lagi untuk memenuhi target penerimaan pajak. Sebab, targetnya meningkat tajam. Dari tahun ini yang sebesar Rp 904 miliar menjadi Rp 992 miliar. Diakuinya, target yang dipasang memang besar. Namun, dia tetap optimistis. Pasalnya, ada sejumlah item pajak yang diprediksi naik.

Kenaikan paling besar dari BPHTB. Hal itu dipicu perubahan peruntukan wilayah. Lahan sawah berubah menjadi perumahan. Begitu juga dengan PBB. (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia