Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Jual Sabu Sisa Pakai, Tukang Plafon Ini Dicokok Polisi

11 Desember 2018, 12: 45: 36 WIB | editor : Wijayanto

MALU: Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad menunjukkan barang bukti dua poket SS milik tersangka Bagus Ekasari.

MALU: Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad menunjukkan barang bukti dua poket SS milik tersangka Bagus Ekasari. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Seorang pengguna sabu sabu (SS) dibekuk Unit Reskrim Polsek Wiyung. Tersangka adalah Bagus Ekasari, 30, warga Jalan Bendul Merisi Surabaya. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti 2 poket SS seberat 0,68 gram.

Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad mengungkapkan, penangkapan pelaku berawal dari informasi warga jika pelaku akan melakukan transaksi SS. Mendapatkan informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, Sabtu malam (1/12), pelaku berhasil diringkus di Jalan Jemur Andayani No 3 saat hendak melakukan transaksi.
Saat dilakukan penggeledahan, aparat menemukan satu poket SS yang disimpan di saku celana pendek sebelah kanan. "Tersangka ini menjual sabu sisa pakai," kata Rasyad didampingi Kanit Reskrim Ipda Wahyudi, Selasa (11/12). 
Rasyad membeberkan, awalnya tersangka membeli SS dari seseorang berinisial LK di Terminal Joyoboyo. Tersangka membeli SS tiga poket dengan harga Rp 500 ribu. Satu poket SS sudah habis diisap sendiri. Sementara, dua poket SS masih tersisa. 
"Yang dijual satu poket karena dia (tersangka, Red) butuh uang," terang mantan wakapolsek Wonokromo itu. Sayang belum berhasil dijual, tersangka malah dibekuk polisi. Bahkan saat dikeler ke rumahnya, polisi menemukan kembali satu poket SS yang disimpan di bawah tisu. 
Bagus Ekasari mengakui, dia memang tidak tetap menjadi pengedar. Lebih banyak sebagai pemakai. Namun jika memiliki barang haram lebih, dia jual kembali. "Saya pakai sabu supaya tambah kuat bekerja," ucap tukang pasang plafon ini. "Yang saya jual kemarin itu memang benar sisa, tapi kalau tidak laku saya pakai sendiri lagi," kata tersangka yang dikenakan pasal 114 ayat 1 jo 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia