Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Peremajaan Pipa Tunggu Seluruh Surabaya Terkoneksi PDAM

10 Desember 2018, 19: 17: 21 WIB | editor : Wijayanto

HARUS MERATA: Seorang petugas di PDAM Karangpilang Surabaya, mengawasi pengolahan air.

HARUS MERATA: Seorang petugas di PDAM Karangpilang Surabaya, mengawasi pengolahan air. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan peremajaan terhadap seluruh jaringan pipa PDAM, tetapi dengan syarat di seluruh titik di wilyah Surabaya dapat menikmati air bersih PDAM.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, dirinya tidak akan melakukan peremajaan jika masih ada di beberapa wilayah Surabaya masyarakatnya belum menikmati air PDAM. “Kalau sudah semua masyarakat kita menikmati air. Kan percuma, melakukan peremajaan, tapi ada wilayah yang belum teraliri air (PDAM, Red),” ujar Eri, Minggu (9/12).

Ia mengatakan, akan membicarakan lagi soal itu jika sudah mendapat kepastian dari pihak PDAM. Dirinya juga mengharapkan, PDAM dapat menuntaskan seluruh pipa di Surabaya tersambung di tahun 2018. Menurutnya pada saat ini, pipa di wilayah Surabaya sudah mencapai 80 persen terkoneksi dengan pipa PDAM, sedangkan 20 persen sisanya, seperti di Benowo akan dituntaskan sampai tahun 2018” tegas Eri.

Mantan Kepala Dinas Cipta Karya ini kembali mengatakan kalau peremajaan terhadap pipa memang diperlukan, hal itu untuk mengatasi kerugian ekonomis kehilangan air akibat pipa bocor. Pihaknya akan melakukan peremajaan total dan meminta kepada PDAM agar menghitung total untuk mengetahui umur ekonomisnya, sehingga tidak ada lagi perbaikan sebelum memasuki masa kedaluarsa umur ekonomis.

“Peremajaan ini kami harap mendapatkan dampak yang baik, bisa dari segi kualitas air maupun kelancaran airnya,” imbuhnya.

Eri menambahkan, peremajaan itu nantinya akan membutuhkan anggaran yang cukup besar, yaitu sekitar Rp 200 miliar. Menurutnya anggaran itu bisa didapatkan lewat penyertaan modal oleh Pemkot Surabaya.

“Nanti juga bisa menggunakan dana modal yang didapat pemkot dari penyerahan keuntungan PDAM. Itu juga bisa dimanfaatkan,” tandasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia