Selasa, 26 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Diduga Mengantuk, Mobil Yusril Ihza Tabrak Tiang Listrik

10 Desember 2018, 14: 28: 46 WIB | editor : Wijayanto

RINGSEK: Kondisi mobil yang rusak parah setelah menabrak tiang listrik.

RINGSEK: Kondisi mobil yang rusak parah setelah menabrak tiang listrik. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Sebuah mobil Pajero Sport nomor polisi L1736 AC mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Nginden Semolo, Senin (10/12) pukul 02.30.

Mobil yang dikemudikan M Yusril Ihza Yuna, 19, warga Desa Kalianyar, Kapas, Bojonegoro ini, menabrak tiang dan gardu listrik di jalan tersebut.

Akibat kejadian itu, bagian depan sebelah kiri mobil mengalami ringsek. Empat penumpang mobil termasuk pengemudi juga mengalami luka akibat benturan.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya AKP Antara mengatakan, dari keterangan korban dan saksi di lokasi menyebutkan jika mobil tersebut melaju dari arah Semolowaru menuju ke Nginden.

Sesampainya di lokasi diduga mobil hendak mendahului truk yang ada di depannya. Namun, pengemudi tidak memperhitungkan posisi mobil saat itu.

Ketika mendahului ternyata di depan ada tiang listrik dan gardu listrik. Mobil yang diduga turun ke bahu jalan tersebut akhirnya menabrak tiang dan gardu listrik tersebut dengan kecepatan tinggi hingga tiang listrik doyong dan nyaris ambruk.

Sementara mobil mengalami rusak parah di bagian depan. Namun, seluruh penumpang mobil termasuk pengemudi tidak mengalami luka serius akibat kejadian ini dan hanya luka akibat benturan.

AKP Antara menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai kejadian tersebut.

Sementara tiga penumpang lainnya yakni Aditya Aminudin, 20, warga Bojonegoro, Kirana Candra Dewi, 20, mahasiswa S1 Universitas Merdeka Malang, dan Rizky Fajar, 20, warga Bojonegoro langsung dilarikan ke rumah sakit karena luka yang dideritanya.

"Penumpang mobil ada yang mengalami bengkak di dagu dan wajahnya diduga karena benturan. Kami masih selidiki apakah (kecelakaan) karena mendahului atau pengemudinya mengantuk karena kejadian dini hari," jelasnya. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia