Sabtu, 07 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Penyakit HIV Bisa Dikelola dan Dikendalikan

08 Desember 2018, 12: 55: 41 WIB | editor : Wijayanto

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Sidoarjo dr M. Atho'illah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Sidoarjo dr M. Atho'illah. (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Upaya penanggulangan HIV/AIDS tetap dilakukan secara intensif di Sidoarjo. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Sidoarjo dr M. Atho'illah mengajak masyarakat untuk peduli terhadap orang dalam HIV/AIDS alias ODHA.

Dokter yang akrab disapa Atho ini mengatakan, saat ini tes HIV sudah bisa dilakukan disemua puskesmas di Kota Delta. Tentu saja bisa dilakukan pula di rumah sakit pemerintah dan swasta. “Kerahasiaan pasien dan status pasien dijamin undang-undang,” katanya kemarin.

Bukan itu saja. Atho mengungkapkan, obat HIV yang dikenal dengan antiretroviral (ARV) bisa diperoleh secara mudah. “Sudah ada obat HIV. Ada obat ada jalan,” kata pria yang piawai menyanyi dan bermain gitar ini.

Menurut Atho, HIV merupakan penyakit kronis yang bisa dikelola dan dikendalikan oleh pasien. Karena itu, para ODHA perlu mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat. “ODHA jangan dimusuhi,” katanya.

Saat ini ada tiga puskesmas yang memiliki klinik khusus bagi para ODHA. Mulai wilayah Sidoarjo bagian barat hingga tengah. Misalnya, Puskesmas Taman, Krembung, dan Sedati. Menurut Atho, ODHA tidak boleh sampai terlambat mengonsumsi obat karena jauh dari puskesmas atau rumah sakit yang menyediakan.

“Makin dekat dan mudah mendapat obat, mereka makin bersemangat,” katanya.

Selain untuk pemenuhan kebutuhan obat, klinik ARV anyar itu dimaksudkan agar warga yang terdeteksi terjangkit HIV bisa ditangani secara maksimal. Mendapat tindak lanjut yang optimal. Dengan begitu, tidak terjadi keterlambatan yang mengakibatkan kondisi mereka menurun.

Dalam kurun waktu 2011–2018, ada 2.557 orang yang menjadi ODHA. Mereka tersebar di berbagai wilayah Sidoarjo. Rentang umurnya beragam. Mulai yang muda hingga yang tua. Bahkan, ada bayi baru lahir yang sudah mengidap HIV. Bayi itu tertular oleh ibunya yang merupakan ODHA. (vga/rek)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia