Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kiriman Uang Saku Telat, Pinjam HP Tetangga Malah Dijual

07 Desember 2018, 17: 16: 08 WIB | editor : Wijayanto

Tersangka Siprianus

Tersangka Siprianus (ISTIMEWA)

SURABAYA - Kiriman uang saku telat membuat Siprianus Umbu Robaka, 23, warga Kupang, NTT yang yang tinggal di Gubeng Jaya II melakukan penipuan. Korbannya Siti Salma, 23, warga Gubeng Jaya II, Surabaya. Tersangka meminjam HP korban, dengan dalih akan menghubungi keluarganya di NTT. Bukannya mengembalikan ponsel malah dibawa lari.

Kapolsek Gubeng Kompol Sudarto mengatakan, tersangka ini merantau dari NTT ke Surabaya. Selama ini kos di Jalan Gubeng Jaya II. Tersangka sebelum kejadian mengeluh pada korban jika  belum dikirim uang saku oleh orang tuanya di NTT.

Korban akhirnya iba, tersangka saat itu meminjam ponsel korban dengan alasan hendak menghubungi keluarganya di kampung halaman. “Tersangka tidak menelepon di tempat korban melainkan membawa ke tempat kos,” katanya.

Korban yang tidak menaruh curiga dan merasa kasihan dengan nasib tersangka membiarkannya begitu saja. Hingga keesokan harinya, tersangka tidak mengembalikan ponsel korban. Saat dicari di tempat kosnya, tersangka sudah tidak ada.

Korban pun kebingungan dan sadar menjadi korban penipuan hingga melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Gubeng. “Tersangka sudah kabur saat korban mencarinya,” tuturnya.

Beberapa hari setelah kejadian, korban kembali melihat tersangka. Tersangka terlihat pulang ke kosnya. Korban pun melaporkannya ke Polsek Gubeng dan anggota langsung meringkus tersangka.

Diketahui, tersangka sengaja mengincar ponsel korban. Ini dilakukan karena tersangka tidak memiliki uang sama sekali untuk hidup di Surabaya. Mengenai ponselnya, tersangka mengaku sudah dijual dan uangnya habis untuk makan. “Ini masih kami cari dimana barang buktinya,” katanya. (gun/rtn)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia