Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Ikut Orangtua Tahlilan, Dua Bocah Tewas Kesetrum

07 Desember 2018, 04: 58: 36 WIB | editor : Wijayanto

NAHAS: Kondisi rumah duka di Dusun Limbe, Kedungpandan, Jabon.

NAHAS: Kondisi rumah duka di Dusun Limbe, Kedungpandan, Jabon. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO — Nasib tragis menimpa bocah di Dusun Limbe, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon. Dua orang anak tewas tersengat aliran listrik pada Rabu (5/12) malam.

Kedua korban tertimpa musibah saat bermain di pagar rumah tetangga dalam acara tahlilan yang diikuti orangtuanya.

Informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, kedua korban tersebut pada Rabu malam ikut orang tuanya tahlilan di rumah H Khoirul Huda di RT 3/RW 1.

Saat itu, dua korban yakni Putri Apriliasari, 3, dan Dika Raditia Putra, 6, bercengkerama dengan teman sepermainannya.

Sekitar pukul 19.15, nasib nahas menimpa kedua anak tersebut. Saat menyentuh bagian pagar, tiba-tiba saja keduanya terpental. Tidak hanya dua anak tersebut, ada satu anak yang ikut tersengat listrik meski hanya luka ringan.

"Ilham (korban yang selamat, Red ) langsung berlari mendatangi orang tuanya dan memberitahukan kejadian tersebut,” kata Irul, salah satu warga.

Warga setempat panik dan langsung mendatangi lokasi kedua korban yang masih tergeletak. "Kedua korban sempat dibawa ke puskesmas. Namun, kondisinya sudah meninggal," ucapnya. 

Kondisi kedua korban terlihat kaku. Kondisi Dika yang masih bersekolah SD tersebut juga tidak dapat ditolong meski sejumlah petugas medis melakukan pertolongan. 

Tidak lama setelah kejadian itu, anggota kepolisian tiba di lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, ditemukan bahwa ada aliran listrik di dalam pagar tersebut.

Selain itu juga ditemukan kabel yang terkelupas yang berhimpitan dengan pagar. Kabel tersebutlah yang diduga kuat asal arus listrik. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia