Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Cemburu, Mandi Bensin dan Bakar Diri di Depan Suami dan Anak

07 Desember 2018, 05: 05: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

TKP

TKP (ISTIMEWA)

Share this      

Warga Jalan Dukuh Kupang Timur Gang 10 A nomor 10 A dikejutkan aksi nekat Purwaningsih,41, Kamis (6/12). 

Warga pendatang tersebut  mandi bensin lalu membakar diri. Diduga usaha mengakhiri hidup ini lantaran sakit hati mengetahui suaminya selingkuh.   

Yuan Abadi/Wartawan Radar Surabaya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 10.30.

Sebelumnya, antara Purwaningsih dan suaminya Dadang Kusmaryanto, 44, sempat mulut keduanya. Tidak diketahui pasti penyebabnya, namun diduga pertengkaran pasutri tersebut dikerenakan hadirnya orang ketiga.

“Saya juga dengar sejumlah barang dibanting-banting,” ungkap Selvian yang tak lain adalah tetangga kos korban. 

Selain mendegar teriakan dan suara perabotan yang dibanting, Selvian juga mendengar tangisan seoarang anak.

Saat itu, ia enggan keluar kamar kos lantaran tak ingin terlibat dalam pertengakaran keluarga tersebut. Lalu Selvian akhirnya memutuskan untuk keluar kos lantaran tangisan anak korban semakin menjadi. 

“Saat saya keluar, suami dan anak korban sudah di luar kamar. Sedangkan korban terbakar di dalam kos,” terangnya. 

Diduga saat pertengkaran tersebut terjadi, Purwaningsih sengaja menyiramkan bensin ke tubuhnya. Lalu membakar diri di depan anak anak dan suaminya.

Lalu melihat korban terbakar, Dadang panik dan meminta tolong sejumlah warga untuk memadamkan api ditubuh korban. 

“Api disiram dengan air dan juga handuk basah. Setelah itu, korban dibawa suaminya ke rumah sakit dengan membawa mobil pick up,” terangnya. 

Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kondisi korban cukup kritis, sebab mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Korban hingga saat ini masih menjalani perawatan di RS Dr. Ramelan. “Anggota masih berjaga di sana,” terangnya. 

Mengenai alasan korban bunuh diri, Haryoko belum bisa menjawab secara pasti. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di sejumlah lokasi, percecokan yang berujung aksi bakar diri tersebut dipicu sang suami memiliki wanita idaman lain.

“Mungkin karena tak rela atau gimana hingga membuat korban nekat,” terangnya.

Untuk peristiwa ini pihaknya akan segera memanggil suami korban Dadang untuk dimintai keterangan sebagai saksi. (yua/rtn) 

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia