Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Meski Tanpa Dua Pemain Andalan, Persebaya Jangan Sampai Kalah

07 Desember 2018, 06: 40: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

SIAP TAMPIL: Irfan Jaya siap tampil habis-habisan pada laga terakhir lawan PSIS Semarang, Sabtu (8/12).

SIAP TAMPIL: Irfan Jaya siap tampil habis-habisan pada laga terakhir lawan PSIS Semarang, Sabtu (8/12). (persebaya.id)

Surabaya - Menghadapi PSIS Semarang pada laga akhir Liga 1, Persebaya bakal kehilangan dua pemain intinya. Winger sekaligus penyerang Osvaldo Haay dan bek tengah Fandry Imbiri dipastikan absen pada laga, Sabtu (8/12). Valdo harus absen karena akumulasi kartu. Sedangkan Fandry izin pulang ke Papua karena saudaranya sakit keras.

Valdo mendapatkan kartu kuning saat menghadapi PSMS Medan itu adalah kartu kuning ketiganya musim ini. Otomatis dia tidak bisa bermain. Sebelumnya, dia juga pernah kena sanksi larangan bermain karena dinyatakan berlaku kasar dalam pertandingan melawan Borneo (13/10)

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengaku jika kehilangan Valdo dan Fandry adalah kerugian. Namun, dia yakin timnya bisa mencari solusi dari masalah itu.

“Saya sudah pernah mengalami hal ini. Waktu itu saya kehilangan Robertino, David (Da Silva) dan Maitimo. Tapi saya percaya dengan tim yang ada dan akhirnya bisa berhasil naik ke papan atas,” ujar Djanur usai sesi latihan di Stadion Gelora Bung Tomo dikutip dari laman resmi Persebaya.

Valdo saat ini menjadi salah seorang pemain paling hot. Dalam laga home terakhir melawan Bhayangkara FC, dia mendulang satu-satunya gol kemenangan. Total, dia telah membukukan 10 gol setelah di awal musim sempat main jelek.

“Untuk posisi Valdo saya rasa tidak menjadi masalah, karena kami masih punya Irfan Jaya, Oktafianus dan juga masih ada Ferry Pahabol,” imbuh Djanur. Pun demikian halnya pengganti Fandry, Djanur menyatakan ada beberapa pilihan. Ada Rachmat Irianto, O.K. John, maupun Andri Muliadi.  Komposisi alternatif itu kemarin sudah dijajal Djanur.

Posisi Persebaya di Liga 1 sudah aman. Namun, itu tidak mengendurkan semangat Green Force menghadapi laga pamungkas kontra PSIS Semarang. Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman bertekad meraih poin maksimal.

“Buat saya tetap pertandingan (menghadapi PSIS,red) penting karena saya tidak mau terlempar dari enam besar. Jadi kalau hasilnya buruk, kita akan tersalip PSIS dan itu situasi yang tidak bagus,” kata Djanur.

Persebaya saat ini menduduki posisi keenam klasemen. Dengan 47 poin. Hanya terpaut satu poin dari PSIS yang ada di urutan kedelapan. Pelatih asal Majalengka itu meminta timnya untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang dan dihadapan puluhan ribu Bonek yang akan memberi dukungan. Itu penting karena dalam laga sebelumnya Persebaya ditekuk PSMS 0-4.(sam/psby)

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia