Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Sidang Perkara Penipuan Warga Kudus Rp 10 M

Divonis “Nihil,” Dimas Kanjeng Senyam Senyum, Jaksa Banding

05 Desember 2018, 18: 17: 42 WIB | editor : Wijayanto

MESAM MESEM: Dimas Kanjeng usai sidang putusan perkaranya di PN Surabaya, Rabu (5/12).

MESAM MESEM: Dimas Kanjeng usai sidang putusan perkaranya di PN Surabaya, Rabu (5/12). (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Mendengar vonis ‘Nihil,” pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng terlihat senyam-senyum. Ditemui wartawan usai persidangan di PN Surabaya, Rabu (5/12), lelaki beristri tiga ini pun mengaku menerima keputusan majelis hakim tersebut.

Namun jawaban berbeda disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmat Hari Basuki. Ia menyatakan akan mengajukan banding terkait dengan vonis tersebut.

JPU memiliki penilian sendiri terkait putusan tersebut. "Hakim memiliki pertimbangan lain dalam vonisnya, kami juga memiliki penilaian lain. Jadi, kami akan ajukan banding," ujarnya singkat.

Sebelumnya, jaksa menuntut Dimas Kanjeng selama 4 tahun penjara. Ia dituntut terkait kasus dugaan penipuan senilai Rp 10 miliar dengan janji penggandaan uang kepada korbannya, Muhammad Ali, asal Kudus, Jawa Tengah. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia