Selasa, 26 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Dinas PUPR Evaluasi Proyek Molor Jelang Akhir Tahun

04 Desember 2018, 16: 56: 45 WIB | editor : Wijayanto

DIKEJAR WAKTU: Pekerja menyelesaikan pengecoran jalan di Desa Kemiri, Sidoarjo, Senin (3/12).

DIKEJAR WAKTU: Pekerja menyelesaikan pengecoran jalan di Desa Kemiri, Sidoarjo, Senin (3/12). (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Tidak banyak waktu lagi untuk pembangunan fisik di akhir tahun. Dalam waktu 27 hari semua pekerjaan fisik harus sudah selesai. Namun, hingga kini ada beberapa pekerjaan yang belum tuntas. Seperti normalisasi Sungai Buntung serta paket pekerjaan pembangunan saluran air dan pedestrian di Jalan Jenggolo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sigit Setyawan mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi untuk pekerjaan fisik tersebut. Kedua pekerjaan tersebut rupanya tidak sesuai dengan waktu yang tertera dalam kontrak kerja. Normalisasi Sungai Buntung yang sudah berjalan sejak dua bulan lalu belum juga selesai. "Hingga saat ini masih ada pengerukan," katanya, Senin (3/12).

Begitu juga dengan proyek pedestrian dan saluran air di Jalan Jenggolo. Sejauh ini, pekerja baru membongkar saluran air. Melihat hal itu, Sigit memberikan peringatan pada kedua kontraktor proyek. Untuk kontraktor Sungai Buntung sudah peringatan kedua. Sedangkan kontraktor Jalan Jenggolo diberi peringatan ketiga.

Sigit menyebutkan, jika pertengahan bulan ini belum juga tuntas, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. Yakni memberikan sanksi berat. Baik berupa denda ataupun masuk dalam blacklist.

Sementara itu, ada juga beberapa pekerjaan pembangunan yang belum selesai. Seperti penuntasan Gedung Sidoarjo Community Center (GSCC). pembangunan selasar atau ruang makan masih berjalan. Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai dasar juga belum rampung.

Kepala Bidang  Tata Bangunan Dinas PUPR Yudi Kartikawan optimistis gedung itu rampung sebelum akhir tahun. "Kami percepat," jelasnya. (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia